Kompas.com - 02/06/2021, 11:00 WIB
Ilustrasi perang opium. [British Museum Via Military.com] British Museum Via Military.comIlustrasi perang opium. [British Museum Via Military.com]

KOMPAS.com - Mendekati akhir kekuasaan Dinasti Qing pada pertengahan 1800-an,
perang antara China dan Inggris tak terelakkan.

Dipicu perdagangan opium di Inggris, perang yang juga jadi pemicu kelahiran era modern China di disebut Perang Opium.

Baca juga: 4 Kisah Perang Konyol dalam Sejarah Dunia

Ini diawali dari upaya Inggris ciptakan pasar baru di China, jelang akhir kekuasaan Dinasti Qing. Saat itu, China membatasi impor barang dari luar negeri, bahkan meniadakannya.

China hanya memperbolehkan pedagang luar negeri masuk lewat pelabuhan-pelabuhan tertentu, yang itu pun dijaga sangat ketat.

Hal ini membuat Inggris kewalahan, hingga membuat Inggris menemukan cara terbaik untuk mendominasi pasar China: Berjualan opium.

Baca juga: Kisah Perang Dunia 1: Pembunuhan Franz Ferdinand dan Alasan Penembakannya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Opium, termasuk jenis narkotika, dikenal pula sebagai candu. Diolah dari getah tumbuhan candu atau papaver somniferum.

Saat ini, opium dijadikan bahan baku pembuatan obat jenis morfin.

Senyawa psikotropika inilah yang dijual Inggris di China, dibantu British East India Company. Saat banyak masyarakat China kecanduan barang ini, Inggris mendapat banyak keuntungan.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Perang China-India 1962 dan Konflik Panjang Dua Negara

Karena perdagangan opium termasuk ilegal, dan juga dirasa berefek negatif di masyarakat, China melarang penjualan opium pada 1839.

Surat dikirim ke pemerintah Inggris, bersamaan dengan penyitaan puluhan ribu peti opium siap jual.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.