China Menduga Tuduhan AS Soal Asal-usul Covid-19 dari Lab Wuhan Serupa Klaimnya terhadap Irak

Kompas.com - 02/06/2021, 06:23 WIB
Pemandangan udara ini menunjukkan laboratorium P4 (tengah) di kampus Institut Virologi Wuhan di Wuhan di provinsi Hubei tengah China pada 13 Mei 2020. AFP PHOTO/HECTOR RETAMALPemandangan udara ini menunjukkan laboratorium P4 (tengah) di kampus Institut Virologi Wuhan di Wuhan di provinsi Hubei tengah China pada 13 Mei 2020.

BEIJING, KOMPAS.com - China menduga penyelidikan AS terkait tuduhan kebocoran Covid-19 di lab Wuhan, akan seperti "AS menemukan senjata pemusnah massal di Irak".

Sebuah editorial yang diterbitkan oleh Global Times yang dikelola Partai Komunis China mengklaim pemerintah Amerika "penuh arogansi" dan menggemakan teori bahwa Covid-19 muncul dari laboratorium di Wuhan, seperti yang dilansir dari The Sun pada Senin (31/5/2021).

Sentimen curiga China datang setelah Presiden AS Joe Biden pada pekan lalu mengumumkan tinjauan teori kebocoran lab Covid Wuhan.

Baca juga: China Tuding AS Main Politik dengan Luncurkan Penyelidikan Baru Asal-usul Covid-19

Biden mengatakan komunitas intelijen akan "melipatgandakan upaya mereka" untuk menemukan asal-usul Covid-19 dan melaporkan kembali kepadanya dalam 90 hari.

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menganggap Biden tidak tertarik pada penelusuran asal-usul ilmiah yang "serius" dan tidak peduli tentang "fakta atau kebenaran".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Editor Global Times terbaru menambahkan bahwa tidak realistis untuk memiliki "kesempiluan pasti" tentang asal-usul virus dalam 90 hari.

Baca juga: Biden Minta Hasil Penyelidikan Asal-usul Covid-19 Badan Intelijen Diserahkan dalam 90 Hari Lagi

Artikel media itu juga mengatakan bahwa "Badan intelijen AS tidak memiliki kemampuan penelitian yang lebih unggul dari pada WHO".

Pihaknya juga menuduh pemerintah Amerika Serikat "memainkan permainan politik untuk membajak sains" dengan menuntut WHO harus "melayani kepentingan politik AS".

Dalam suatu paragraf media corong pemerintah itu lalu menyamakan penyelidikan asal-usul Covid-19 terbaru AS dengan Perang Irak.

Pada Maret 2003, pasukan AS menginvasi Irak dan berjanji unutk menghancurkan senjata pemusnah massal dan mengakhiri pemerintahan diktator Saddam Hussein.

Baca juga: AS Desak WHO Transparan soal Investigasi Asal-usul Covid-19

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber The Sun
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.