Serangan Udara Israel Hancurkan Rumah Pemimpin De Facto Hamas di Gaza

Kompas.com - 17/05/2021, 14:30 WIB
Yahya Sinwar kepala politik Hamas di Gaza, mengunjungi rumah sesama pemimpin Hamas, Nizar Awadallah, di Gaza pada 10 Maret 2021, jelang pemilihan kembali dirinya sebagai pemimpin de facto Hamas di Gaza. AFP PHOTO/MAHMUD HAMSYahya Sinwar kepala politik Hamas di Gaza, mengunjungi rumah sesama pemimpin Hamas, Nizar Awadallah, di Gaza pada 10 Maret 2021, jelang pemilihan kembali dirinya sebagai pemimpin de facto Hamas di Gaza.

GAZA, KOMPAS.com - Serangan udara Israel menghancurkan rumah kepala politik Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, kata militer pada Minggu (16/5/2021).

Namun militer Israel tidak mengungkap apakah Yahya Sinwar tewas dalam serangan itu.

"Di antara target yang diserang adalah kediaman Yahya Sinwar, Kepala Biro Politik Hamas di Gaza, serta saudara laki-lakinya, Muhammad Sinwar, Kepala Logistik dan Tenaga Kerja Hamas," kata tentara Israel di video yang dikutip AFP.

Baca juga: Israel Tuding Hamas Biang Keladi Serangan ke Gaza

Video itu juga memperlihatkan gumpalan asap dan kerusakan parah.

"Kedua kediaman itu berfungsi sebagai infrastruktur militer untuk organisasi teror Hamas."

Para saksi membenarkan kepada AFP bahwa rumah Sinwar telah diserang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yahya Sinwar yang merupakan mantan komandan cabang militer Hamas, lebih dari 20 tahun mendekam di penjara Israel sebelum dibebaskan pada 2011 sebagai bagian dari pertukaran tahanan.

Ia pertama kali terpilih sebagai kepala sayap politik Hamas di Gaza pada 2017, lalu terpilih lagi pada Maret.

Baca juga: Siapa Hamas dan Mengapa Menyerang Israel?

Jabatan itu membuatnya menjadi pemimpin de facto Hamas di Gaza, sedangkan ketua umum Hamas tetap Ismail Haniyeh yang berbasis di Qatar.

Militer Israel melanjutkan, serangan mereka juga menargetkan sistem terowongan Hamas.

Pada Minggu pukul 07.00 waktu setempat, tentara Israel mengatakan bahwa milisi Palestina di Gaza telah menembakkan sekitar 2.900 roket ke arah Israel.

Militer juga mengatakan, 450 jatuh di dalam Gaza, sedangkan sistem pertahanan udara Iron Dome menghalau sekitar 1.150 roket.

Baca juga: Mengenal Iron Dome, Senjata Israel untuk Melawan Roket Hamas


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Kuat Guncang Ibu Kota Peru, Timbulkan Kepanikan dan Longsor

Gempa Kuat Guncang Ibu Kota Peru, Timbulkan Kepanikan dan Longsor

Global
Dampak Uji Coba Ledakan Bom: Makhluk Laut Bisa Tuli hingga Mati

Dampak Uji Coba Ledakan Bom: Makhluk Laut Bisa Tuli hingga Mati

Global
Unggah Foto Buah Zakar Bertato Simbol Nazi, Tentara Austria Dijatuhi Hukuman Penjara

Unggah Foto Buah Zakar Bertato Simbol Nazi, Tentara Austria Dijatuhi Hukuman Penjara

Global
Tak Malu, Wanita Ini Bugil dan Ceburkan Diri ke Air Mancur Ibu Kota Italia

Tak Malu, Wanita Ini Bugil dan Ceburkan Diri ke Air Mancur Ibu Kota Italia

Global
Jet Tempur AS Meluncur dari Kapal Induk Asing untuk Pertama Kali Sejak Perang Dunia II

Jet Tempur AS Meluncur dari Kapal Induk Asing untuk Pertama Kali Sejak Perang Dunia II

Global
WNI Rela Ikut Tur Vaksinasi ke AS, Bayar Jutaan Pakai Jasa Agen Perjalanan

WNI Rela Ikut Tur Vaksinasi ke AS, Bayar Jutaan Pakai Jasa Agen Perjalanan

Global
Bunuh Ayah Tiri yang Jadi Suaminya karena Diperkosa, Wanita Ini Disidang

Bunuh Ayah Tiri yang Jadi Suaminya karena Diperkosa, Wanita Ini Disidang

Global
Siksa dan Bunuh ART Secara Tidak Manusiawi, Wanita Singapura Dipenjara 30 Tahun

Siksa dan Bunuh ART Secara Tidak Manusiawi, Wanita Singapura Dipenjara 30 Tahun

Global
Kartel Narkoba Meksiko Sinaloa Siksa dan Gantung Mayat Kelompok Rival

Kartel Narkoba Meksiko Sinaloa Siksa dan Gantung Mayat Kelompok Rival

Global
Operasi Kontra-Terorisme JTF 2 Kanada, Totalitas Membantu AS

Operasi Kontra-Terorisme JTF 2 Kanada, Totalitas Membantu AS

Global
PBB Didesak Selidiki Presiden Baru Iran Atas Pembunuhan pada 1980-an

PBB Didesak Selidiki Presiden Baru Iran Atas Pembunuhan pada 1980-an

Global
Tim SWAT Tiba-tiba Lockdown Mall Setelah Terima Laporan Ada Penembak Aktif

Tim SWAT Tiba-tiba Lockdown Mall Setelah Terima Laporan Ada Penembak Aktif

Global
Berawal dari Bertengkar siapa Guru Terbaik, Wanita Ini Bunuh Temannya

Berawal dari Bertengkar siapa Guru Terbaik, Wanita Ini Bunuh Temannya

Global
Planet Mini 'Eksentrik' Disebut Segera Mendekat ke Bumi, Berbahayakah?

Planet Mini "Eksentrik" Disebut Segera Mendekat ke Bumi, Berbahayakah?

Global
Pelonggaran Kian Banyak, Peneliti Oxford Sarankan Tetap Pakai Masker

Pelonggaran Kian Banyak, Peneliti Oxford Sarankan Tetap Pakai Masker

Global
komentar
Close Ads X