Kompas.com - 17/05/2021, 13:47 WIB
Asap dan kobaran api membubung dari sebuah gedung saat serangan udara oleh Israel di tengah peningkatan kekerasan antara Israel dan Palestina, Senin, 17 Mei 2021. IBRAHEEM ABU MUSTAFA/REUTERS via VOA INDONESIAAsap dan kobaran api membubung dari sebuah gedung saat serangan udara oleh Israel di tengah peningkatan kekerasan antara Israel dan Palestina, Senin, 17 Mei 2021.

GAZA CITY, KOMPAS.com - Israel menggempur Gaza dengan serangan udara pada Senin (17/5/2021) pagi, sementara kekerasan di wilayah itu memasuki pekan kedua.

Associated Press melaporkan, serangan itu mengguncang kota tersebut dari utara ke selatan dan berlangsung selama 10 menit.

Baca juga: Gedung 12 Lantai di Gaza Ini Dihancurkan Israel, Sebelumnya Minta Penghuni Mengungsi

Serangan pada Senin tersebut lebih berat dan lebih luas dibandingkan serangan sehari sebelumnya.

Serangan itu terjadi menyusul komentar Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Minggu (16/5/2021), yang mengatakan dia tidak berencana "segera" mengakhiri serangan udara yang mematikan di Gaza.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Minggu mengatakan pemerintahannya bekerja dengan Palestina dan Israel untuk mengupayakan ketenangan yang berkelanjutan.

Baca juga: 42 Orang di Gaza Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Israel, Terparah dalam Sepekan Terakhir

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menambahkan kedua pihak berhak hidup dengan aman dan tentram.

"Kami juga meyakini Palestina dan Israel sama-sama berhak hidup dalam keamanan dan ketentraman dan menikmati kebebasan, kesejahteraan dan demokrasi yang sama," katanya dalam rekaman video yang disiarkan dalam acara perayaan Idul Fitri virtual pada Minggu.

"Pemerintahan saya akan terus mengajak Palestina dan Israel dan mitra-mitra regional lain untuk bekerja sama mewujudkan ketenangan yang berkelanjutan," kata Biden.

Baca juga: Detik-detik Menara di Gaza Runtuh Dibom Israel, Terekam dalam Siaran TV

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sejak pertempuran dimulai 10 Mei, sedikitnya 192 warga Palestina tewas, termasuk setidaknya 58 anak dan 22 perempuan.

Setidaknya 10 warga Israel tewas dalam serangan roket, termasuk seorang anak berusia 6 tahun.

Baca juga: Akibat Rentetan Serangan Israel ke Jalur Gaza, 10.000 Warga Palestina Mengungsi


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diam-diam Gunakan Panggilan Internasional, 10 Warga Korea Utara Ditembak Mati

Diam-diam Gunakan Panggilan Internasional, 10 Warga Korea Utara Ditembak Mati

Global
Mantan Anggota Parlemen Mesir Terlibat dalam Geng Kriminal Penyelundupan Artefak

Mantan Anggota Parlemen Mesir Terlibat dalam Geng Kriminal Penyelundupan Artefak

Global
Peneliti Temukan Korban Serangan Hiu di Jepang 3.000 Tahun Silam

Peneliti Temukan Korban Serangan Hiu di Jepang 3.000 Tahun Silam

Global
Staf Pentagon Dipenjara 23 Tahun karena Bocorkan Info Rahasia ke Hezbollah

Staf Pentagon Dipenjara 23 Tahun karena Bocorkan Info Rahasia ke Hezbollah

Global
POPULER GLOBAL: John McAfee Gantung Diri | Mangga Termahal di Dunia

POPULER GLOBAL: John McAfee Gantung Diri | Mangga Termahal di Dunia

Global
Pria 19 Tahun Didakwa sebagai Dalang Kelompok Bunuh Diri Remaja

Pria 19 Tahun Didakwa sebagai Dalang Kelompok Bunuh Diri Remaja

Global
KISAH MISTERI: Pasukan X, Satuan Komando Rahasia Yahudi, Pahlawan Perang Dunia II

KISAH MISTERI: Pasukan X, Satuan Komando Rahasia Yahudi, Pahlawan Perang Dunia II

Global
Ketika Paus Fransiskus Bertemu Spider-Man di Vatikan...

Ketika Paus Fransiskus Bertemu Spider-Man di Vatikan...

Global
Diselamatkan dari Kepunahan, Tasmanian Devil Musnahkan Koloni Penguin di Pulau Maria

Diselamatkan dari Kepunahan, Tasmanian Devil Musnahkan Koloni Penguin di Pulau Maria

Global
Gajah Nakal Mengamuk, Tewaskan 16 Warga Desa

Gajah Nakal Mengamuk, Tewaskan 16 Warga Desa

Global
10 Bulan Beruntun Positif 43 Kali, Inilah Pasien Covid-19 Terlama di Dunia

10 Bulan Beruntun Positif 43 Kali, Inilah Pasien Covid-19 Terlama di Dunia

Global
Remaja Pria Diamuk dan Akan Diusir Ibunya Gara-gara Suntik Vaksin Covid-19

Remaja Pria Diamuk dan Akan Diusir Ibunya Gara-gara Suntik Vaksin Covid-19

Global
Tak Sengaja Tanam Mangga Termahal di Dunia, Petani Ini Kini Harus Sewa Petugas Keamanan

Tak Sengaja Tanam Mangga Termahal di Dunia, Petani Ini Kini Harus Sewa Petugas Keamanan

Global
Bully Wanita yang Unggah Kritik soal Islam, 13 Pemuda Perancis Didakwa

Bully Wanita yang Unggah Kritik soal Islam, 13 Pemuda Perancis Didakwa

Global
Ingin Mirip Barbie, Gadis Ini Perbesar Bibir Jadi Paling Dower Sedunia

Ingin Mirip Barbie, Gadis Ini Perbesar Bibir Jadi Paling Dower Sedunia

Global
komentar
Close Ads X