Ada Kekuatan Alam Berperan dalam Pembebasan Kapal Ever Given dari Terusan Suez

Kompas.com - 30/03/2021, 15:12 WIB
Kosmonot Rusia Sergey Kud-Sverchkov membagikan gambar yang diambil dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dari kapal kargo Ever Given terjebak miring di Terusan Suez pada 27 Maret 2021. (Image credit: Roscosmos / NASA) ROSCOSMOS NASA via TWITTERKosmonot Rusia Sergey Kud-Sverchkov membagikan gambar yang diambil dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dari kapal kargo Ever Given terjebak miring di Terusan Suez pada 27 Maret 2021. (Image credit: Roscosmos / NASA)

 

SUEZ, KOMPAS.com - Pembebasan kapal Ever Given dari Terusan Suez yang menghubungkan Laut Mediterania dan Laut Merah, disebut mendapat sedikit bantuan dari “kekuatan alam.”

Selama hampir seminggu, bencana kapal raksasa ini menghebohkan internet. Kapal dengan panjang 1.300 kaki (400 meter) ini memblokade jalur perdagangan utama dunia dengan kerugian ratusan juta dollar per jam.

Truk penggali, yang terlihat kecil saat berdampingan dengan badan raksasa kapal, sejak awal dioperasikan untuk menggali sisi kanal.

Bahkan dari luar angkasa, di Stasiun Luar Angkasa Internasional, sekitar 250 mil (400 kilometer) di atas medan, semua mata tertuju pada Ever Given.

Kosmonot Rusia Sergey Kud-Sverchkov, yang telah tinggal dan bekerja di laboratorium yang mengorbit sejak Oktober, berbagi gambar yang diambil dari sudut pandang orbitnya di angkasa. Dia mengabadikan setiap momen hingga pembebasan Ever Given dari Terusan Suez.

"Salah satu berita yang paling banyak dibicarakan adalah insiden di #SuezCanal," tulis Kud-Sverchkov.

"Salah satu kapal kontainer terbesar di dunia #EverGiven telah memblokir salah satu jalur pengiriman tersibuk di dunia. Para spesialis melakukan segala upaya untuk memulihkan pengiriman. Anda dapat melihatnya sekarang dari @SpaceStation."

Baca juga: Kutukan Firaun Dikaitkan dengan Insiden Terusan Suez hingga Gedung Ambruk di Mesir


Satelit juga membantu pemantauan tiap waktu.

Badan Antariksa Eropa merilis gambar dari satelit Copernicus Sentinel-1. Gambar membandingkan lalu lintas khas Terusan Suez dengan situasi pada Kamis (25/3/2021).

Terlihat perbedaan kondisi lalu lintas yang macet terjadi di belakang kapal Ever Given yang menutup jalur. Menurut Associated Press, diperlukan waktu hingga 10 hari untuk menyelesaikan kapal yang menumpuk (backlog).

Sementara itu, satelit yang dioperasikan oleh perusahaan AS Maxar menyaksikan upaya penyelamatan yang akhirnya membuahkan hasil, dengan satelit WorldView-2 dan GeoEye-1.

Gambar yang berhasil diambil memperlihatkan pemandangan Ever Given dan kapal tunda di sekitarnya pada dini hari (30/3/2021), berhasil membebaskan badan kapal yang masih tersangkut di kanal.

Baca juga: Kapal Ever Given yang Sumbat Terusan Suez Terbebas, Warga: Puji Tuhan

Mekanik angkasan

Live Science menerangkan, keberhasilan tersebut tidak hanya berkat kinerja kapal tunda, tapi juga mendapat bantuan dari beberapa “mekanik angkasa.”

Terusan Suez, seperti banyak perairan lainnya, mengalami naik dan turun mengikuti pasang surut. Fenomena alam itu merupakan efek samping dari hubungan Bumi dengan tetangga kosmiknya, bulan.

Pasang surut paling ekstrem ketika Bumi sejajar dengan matahari dan bulan. Ketika itu kedua obyek menimbulkan tarikan gravitasi terkuat bagi planet Bumi.

Respons terhadap tarikan gravitasi ini paling muda dilihat melalui pergerakan air, dalam pasang surut.

Ketika ada bulan purnama atau bulan dalam fase barunya, tarikan gravitasinya menambah tarikan gravitasi matahari. Akibatnya, pasang naik dan surut dengan lebih dramatis, menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Baca juga: Kabar Terkini, Terusan Suez Kembali Normal Setelah Kapal Ever Given Dibebaskan

Dan tepat pada Minggu (28 Maret), siklus bulan purnama penuh dialami bumi. Bulan, matahari dan bumi berbaris sejajar dan memberikan dorongan secara alami yang sangat dibutuhkan Ever Given.

Menurut New York Times, Terusan Suez diperkirakan mengalami peningkatan permukaan air sekitar 46 sentimeter lebih tinggi dari biasanya.

"Kami sangat terbantu oleh gelombang pasang kuat yang kami alami sore ini," kata Peter Berdowski, CEO Boskalis, perusahaan penyelamat yang ditugaskan untuk membebaskan Ever Given, kepada The Associated Press.

"Akibatnya, kita mendapatkan kekuatan alam yang mendorong dengan kuat, dan kekuatan itu mendorong lebih keras daripada yang bisa ditarik oleh dua kapal tunda laut."

Dan sekarang, berkat bulan, Ever Given yang terkenal itu kembali berlayar.

Baca juga: Video Ever Given Berlayar Kembali di Terusan Suez, Dirayakan dengan Klakson

 


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kematian di AS karena Covid-19 telah Melampaui Pandemi Flu Spanyol 1918

Kematian di AS karena Covid-19 telah Melampaui Pandemi Flu Spanyol 1918

Global
PM Australia Hubungi Presiden Jokowi, Berusaha Tenangkan Indonesia soal Kapal Selam Nuklir

PM Australia Hubungi Presiden Jokowi, Berusaha Tenangkan Indonesia soal Kapal Selam Nuklir

Global
Akademisi Terkemuka China: Australia Akan Jadi Target Perang Nuklir

Akademisi Terkemuka China: Australia Akan Jadi Target Perang Nuklir

Global
Trump Klaim Mendengar Kabar Ada Kantong Mayat di Lab Wuhan sebelum China Umumkan Kasus Covid-19

Trump Klaim Mendengar Kabar Ada Kantong Mayat di Lab Wuhan sebelum China Umumkan Kasus Covid-19

Global
Taliban Umumkan Pejabat Pemerintahannya, Lagi-lagi Tak Ada Perempuan

Taliban Umumkan Pejabat Pemerintahannya, Lagi-lagi Tak Ada Perempuan

Global
Tiga Ton Heroin dari Afghanistan Disita India setelah Taliban Berkuasa, Nilainya Puluhan Triliun

Tiga Ton Heroin dari Afghanistan Disita India setelah Taliban Berkuasa, Nilainya Puluhan Triliun

Global
Duduki Punggung Orang Saat Menunggu Kereta, Gadis Ini Dihujani Kritik Netizen

Duduki Punggung Orang Saat Menunggu Kereta, Gadis Ini Dihujani Kritik Netizen

Global
Seorang Pria Mengaku Unggah Foto Istrinya Berhubungan Seks dengan Atasannya di Facebook

Seorang Pria Mengaku Unggah Foto Istrinya Berhubungan Seks dengan Atasannya di Facebook

Global
PBB Peringatkan Korea Utara Memulai Kembali Program Nuklir dengan Kecepatan Penuh

PBB Peringatkan Korea Utara Memulai Kembali Program Nuklir dengan Kecepatan Penuh

Global
Beli Sperma dari Aplikasi, Ibu Ini Lahirkan 'Bayi Online'

Beli Sperma dari Aplikasi, Ibu Ini Lahirkan "Bayi Online"

Global
Pegawai Afghanistan Berbulan-bulan Tak Gajian, Ini Janji Taliban

Pegawai Afghanistan Berbulan-bulan Tak Gajian, Ini Janji Taliban

Global
Isian di Dagangannya Sedikit, Penjual Kue Tradisional Jepang Ini Minta Maaf

Isian di Dagangannya Sedikit, Penjual Kue Tradisional Jepang Ini Minta Maaf

Global
Dilarang Masuk Restoran karena Belum Vaksin, Presiden Brasil Kepergok Makan Berdiri di Pinggir Jalan AS

Dilarang Masuk Restoran karena Belum Vaksin, Presiden Brasil Kepergok Makan Berdiri di Pinggir Jalan AS

Global
Dikira Dicakar Kucing, Pria Ini Ternyata Ditembak saat Tidur

Dikira Dicakar Kucing, Pria Ini Ternyata Ditembak saat Tidur

Global
Taliban Berjanji Perempuan Bakal Kembali ke Sekolah Secepatnya

Taliban Berjanji Perempuan Bakal Kembali ke Sekolah Secepatnya

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.