Kompas.com - 30/03/2021, 12:53 WIB
Foto dari satelit Cnes2021, Distribution Airbus DS, pada Kamis (25/3/2021) menunjukkan kapal kargo MV Ever Given yang dioperasikan perusahaan Taiwan, Evergreen Marine Corp, masih tersangkut di Terusan Suez, Mesir. Akibat kecelakaan ini, Terusan Suez macet dan antrean kapal yang hendak melintas mencapai 150 kapal. Cnes2021, DISTRIBUTION AIRBUS DS via APFoto dari satelit Cnes2021, Distribution Airbus DS, pada Kamis (25/3/2021) menunjukkan kapal kargo MV Ever Given yang dioperasikan perusahaan Taiwan, Evergreen Marine Corp, masih tersangkut di Terusan Suez, Mesir. Akibat kecelakaan ini, Terusan Suez macet dan antrean kapal yang hendak melintas mencapai 150 kapal.

CAIRO, KOMPAS.com - Kutukan Firaun tiba-tiba disalahkan oleh sejumlah warganet atas insiden Terusan Suez hingga gedung ambruk di Mesir pekan lalu.

Dalam kicauan yang berkembang di Twitter, netizen menghubungkan prosesi pemindahan mumi dari 22 anggota kerajaan dari satu museum ke museum lain di Mesir, dengan sejumlah bencana beruntun di “Negeri Firaun” tersebut.

Para pejabat berencana mengangkut mumi dari Museum Mesir di Tahrir Square ke Museum Nasional Peradaban Mesir di Fustat pada 3 April.

Berita terkait pawai mumi tersebut disusul dengan terjadinya rentetan bencana di negara tersebut.

Mesir telah menjadi sorotan berita utama dunia dengan sejumlah bencana yang melanda negara itu hanya dalam satu minggu menurut ArabNews.

Selain kapal di Terusan Suez, negara itu menyaksikan kecelakaan kereta api yang fatal di Sohag. Sebuah bangunan berlantai 10 juga ambruk di Suez Bridge. Sementara pilar beton besar dikabarkan runtuh selama pembangunan jembatan di Mariotia.

Pengguna media sosial yang menyalahkan kutukan firaun atas hal itu, kembali menggemakan “frasa” populer dalam legenda Raja Mesir: “Kematian akan datang dengan cepat bagi mereka yang mengganggu perdamaian raja.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Legenda kuno menunjukkan, siapa pun yang mengganggu mumi Mesir kuno, akan diganggu dengan kutukan yang disebut diletakkan pada jasad selama penguburan.

Baca juga: Bayi 6 Bulan Ditemukan Hidup di Bawah Reruntuhan Gedung 10 Lantai yang Ambruk

Komentar ahli

Meskipun Twitter dibanjiri dengan unggahan yang menuding kutukan firaun, Daily Mail pada Selasa (30/3/2021) melaporkan bahwa para arkeolog menentang klaim tersebut.

Mereka memastikan tidak ada kuburan kuno yang dirusak selama penggalian. Sementara “terjadinya kecelakaan itu hanyalah takdir.”

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Global
Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Global
Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Internasional
Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Global
Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Global
Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Global
75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

Global
KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

Global
Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Global
Cukup 2 Menit, WNI di Luar Negeri Bisa Dapatkan E-KTP

Cukup 2 Menit, WNI di Luar Negeri Bisa Dapatkan E-KTP

Global
AS Dikabarkan Segera Umumkan Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing 2022

AS Dikabarkan Segera Umumkan Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing 2022

Global
Gunung Api yang Menewaskan 25.000 Orang dan Menghancurkan Satu Kota di Kolombia Aktif Lagi

Gunung Api yang Menewaskan 25.000 Orang dan Menghancurkan Satu Kota di Kolombia Aktif Lagi

Global
Varian Omicron: 5 Hal yang Sudah dan Belum Diketahui

Varian Omicron: 5 Hal yang Sudah dan Belum Diketahui

Global
Pemanasan Global Sebabkan Semakin Banyak Badai di Atlantik Utara

Pemanasan Global Sebabkan Semakin Banyak Badai di Atlantik Utara

Global
Di Ambang Invasi Rusia ke Ukraina, Begini Situasi Terbaru di Medan Konflik

Di Ambang Invasi Rusia ke Ukraina, Begini Situasi Terbaru di Medan Konflik

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.