Kompas.com - 22/03/2021, 14:13 WIB
Alissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik.(the new york times) JNG DIPAKEAlissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik.(the new york times)

BRUSSELS, KOMPAS.com - Komisaris Uni Eropa yakin, Benua Biru akan mendapatkan kekebalan terhadap Covid-19 pada Juli mendatang.

Alasannya adalah penyuntikan vaksin virus corona yang dipercepat, setelah sempat berjalan lambat di Eropa.

Optimisme tetap digaungkan meski beberapa negara Eropa kembali lockdown karena kasus Covid-19 yang melonjak.

Baca juga: Terancam Gelombang Ketiga Covid-19, Perancis dan Polandia Kembali Lockdown

Lebih dari sepertiga populasi Perancis kini terjebak lockdown lagi, sedangkan di Jerman, Amsterdam, Bulgaria, dan Swiss terjadi demo anti-lockdown.

"Mari kita ambil tanggal simbolis: 14 Juli, kita memiliki kemungkinan mencapai kekebalan di seluruh benua," kata Thierry Breton komisaris Uni Eropa untuk pasar internal, kepada tv Perancis TF1.

"Kami berada di kandang sendiri, karena kami tahu bahwa untuk mengatasi pandemi ini hanya ada satu solusi: vaksinasi. Vaksin-vaksin sedang berdatangan," lanjutnya dikutip dari AFP.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sejumlah Negara di Eropa Kembali Gunakan Vaksin Virus Corona AstraZeneca

Perjuangan Eropa untuk mencegah gelombang ketiga virus corona diperumit oleh penyaluran vaksin corona yang tidak merata.

Kemudian beberapa negara menghentikan sementara penyuntikan vaksin AstraZeneca sebagai tanggapan atas kasus-kasus pembekuan darah.

Sebagian besar negara Eropa yang menangguhkannya kini kembali menggunakan vaksin Covid-19 itu, setelah Badan Obat-obatan Eropa (EMA) menyatakan aman dan efektif.

Namun, AstraZeneca baru mengirim 30 persen dari 90 juta dosis yang dijanjikan kepada Uni Eropa untuk kuartal pertama.

Breton melanjutkan, dia yakin lebih banyak vaksin virus corona akan segera datang.

Ia memperkirakan, 300-350 juta dosis akan tiba antara Maret-Juni.

Dia menambahkan bahwa 55 pabrik sekarang akan memproduksi vaksin corona di Eropa.

Baca juga: Negara-negara Eropa Ramai Tunda Vaksin AstraZeneca, Italia dan Perancis Beda Suara

Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X