Putri Latifa Diduga Disekap Ayahnya Sendiri, Seperti Apa Kehidupan Perempuan di Dubai?

Kompas.com - 18/02/2021, 17:45 WIB
Tangkapan layar dari video tak bertanggal yang dirilis akun Twitter @TeamFreeLatifa yang menunjukkan putri Penguasa Dubai Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Putri Latifa Al Maktoum, mengaku disekap di sebuah vila. TWITTER @TeamFreeLatifaTangkapan layar dari video tak bertanggal yang dirilis akun Twitter @TeamFreeLatifa yang menunjukkan putri Penguasa Dubai Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Putri Latifa Al Maktoum, mengaku disekap di sebuah vila.

 DUBAI, KOMPAS.com - Kasus Putri Latifa Al Maktoum, putri dari penguasa Dubai, telah mengejutkan dunia. Dalam video yang direkam secara rahasia yang dibagikan oleh BBC, dia menuduh sang ayahn menyanderanya di kota itu.

Penyanderaan dilakukan sejak dia mencoba melarikan diri pada 2018. Dalam video itu, sang putri bahkan mengkhawatirkan keselamatan nyawanya.

Setelah berita ini berkembang cepat PBB pun menyatakan akan mempertanyakan Uni Emirat Arab (UEA) tentang kondisi Latifa.

Dia bukan satu-satunya anggota keluarganya yang melarikan diri dari kota itu. Pada Juni 2019, Putri Haya binti Hussein, istri ayah Putri Latifa yang berusia 45 tahun, melarikan diri ke Jerman dan mencari suaka politik. Adik Latifa, Shamsa, juga berusaha melarikan diri.

Ini adalah cerita sangat memprihatinkan. Terlebih ada tuduhan penindasan, pelecehan dan kontrol terhadap salah satu orang paling kuat di wilayah teluk tersebut.

Tapi bagaimana dengan kehidupan wanita lainnya di Dubai dan di UEA secara lebih luas? Apakah hak dan kesempatan mereka ditentukan oleh laki-laki dalam kehidupan mereka?

Wanita di UEA diizinkan untuk mengemudi, memilih, bekerja, dan memiliki serta mewarisi properti. Sebuah laporan dari Forum Ekonomi Dunia memberi peringkat UEA sebagai negara terbaik kedua di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (Mena) untuk kesetaraan jender.

Baca juga: Putri Penguasa Dubai yang Disekap Kisahkan Upaya Pelariannya yang Gagal

Akan tetapi, konteks itu penting.

Dalam laporan Kesenjangan Jender Global WEF, kawasan Mena memiliki skor terendah dari semua kawasan. Selain itu, kecuali Israel, tidak ada negaranya yang masuk dalam 100 teratas kesetaraan jender global.

UEA menduduki peringkat ke-120 di dunia dari 153. Meskipun UEA memiliki undang-undang anti diskriminasi, jenis kelamin dan jender tidak termasuk dalam definisi diskriminasi.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Krisis Mereda, Raja Jordania dan Pangeran Hamzah Ziarah Bersama

Krisis Mereda, Raja Jordania dan Pangeran Hamzah Ziarah Bersama

Global
Jaga-jaga Perang Lawan China, Taiwan Modernisasi Alutsista

Jaga-jaga Perang Lawan China, Taiwan Modernisasi Alutsista

Global
PBB Takut Konflik di Myanmar Akan Seperti Perang Saudara di Suriah

PBB Takut Konflik di Myanmar Akan Seperti Perang Saudara di Suriah

Global
Menteri Kesehatan Austria Mundur karena Lelah Tangani Wabah Covid-19

Menteri Kesehatan Austria Mundur karena Lelah Tangani Wabah Covid-19

Global
Netizen Indonesia Disebut Tak Sopan se-Asia Tenggara, Ini 5 'Serangan' Mereka

Netizen Indonesia Disebut Tak Sopan se-Asia Tenggara, Ini 5 "Serangan" Mereka

Global
Jatuh Cinta, Seorang Pastor di Italia Mengundurkan Diri

Jatuh Cinta, Seorang Pastor di Italia Mengundurkan Diri

Global
Ramadhan 2021, KBRI Roma Adakan Beragam Acara Virtual, Ini Jadwalnya

Ramadhan 2021, KBRI Roma Adakan Beragam Acara Virtual, Ini Jadwalnya

Global
Pengantin Gay Thailand Tuntut Netizen Indonesia di Jalur Hukum Usai Diancam Mati

Pengantin Gay Thailand Tuntut Netizen Indonesia di Jalur Hukum Usai Diancam Mati

Global
Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Internasional
Inilah Para Korban Penembakan Maut Aparat Myanmar, dari Penyuka TikTok hingga Tukang Ojek

Inilah Para Korban Penembakan Maut Aparat Myanmar, dari Penyuka TikTok hingga Tukang Ojek

Global
Kelinci Terbesar di Dunia Hilang, Imbalan Rp 20 Juta bagi yang Menemukan

Kelinci Terbesar di Dunia Hilang, Imbalan Rp 20 Juta bagi yang Menemukan

Global
Duterte Siap Lepas Jatah Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya...

Duterte Siap Lepas Jatah Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya...

Global
Istri Kerja Diduga Selingkuh, Suami Membunuhnya di Tengah Jalan dan Dibiarkan Warga

Istri Kerja Diduga Selingkuh, Suami Membunuhnya di Tengah Jalan dan Dibiarkan Warga

Global
Ingin Cium Bau Sepatu Wanita, Pria Ini Nekat Lakukan Pencurian

Ingin Cium Bau Sepatu Wanita, Pria Ini Nekat Lakukan Pencurian

Global
Aligator 3,6 Meter Ini Ditangkap dan Dibedah, Misteri Selama 20 Tahun Terpecahkan

Aligator 3,6 Meter Ini Ditangkap dan Dibedah, Misteri Selama 20 Tahun Terpecahkan

Global
komentar
Close Ads X