Penyerbuan Capitol Hill Disebut Terencana dan Dibantu Orang Dalam, Ini Buktinya...

Kompas.com - 16/01/2021, 12:37 WIB
Pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump berkumpul di depan Gedung US Capitol di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021). Hari pengesahan kemenangan presiden terpilih Joe Biden oleh Kongres di Gedung Capitol diwarnai penyerbuan massa pendukung Donald Trump dalam upaya menggagalkan anggota parlemen dari tugas konstitusional mereka. ANTARA FOTO/REUTERS/STEPHANIE KEPendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump berkumpul di depan Gedung US Capitol di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021). Hari pengesahan kemenangan presiden terpilih Joe Biden oleh Kongres di Gedung Capitol diwarnai penyerbuan massa pendukung Donald Trump dalam upaya menggagalkan anggota parlemen dari tugas konstitusional mereka.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kerusuhan massa di Capitol Hill, Amerika Serikat (AS), pada Rabu (6/1/2021) bisa jadi adalah serangan terencana dan dibantu orang dalam.

Kemungkinan tersebut dikemukakan oleh para penyelidik, berdasarkan formasi perusuh yang terorganisir, seorang wanita yang meneriakkan instruksi dari megafon, dan ada tur mencurigakan sehari sebelumnya.

Foto-foto dan video-video rekaman ulang penyerbuan Capitol Hill juga menjadi referensi lain yang menguatkan dugaan itu.

Baca juga: Jaksa: Massa Pro-Trump Ingin Tangkap dan Bunuh Pejabat Terpilih AS di Kerusuhan Gedung Capitol

Dilansir AFP pada Jumat (15/1/2021), ada satu video yang menunjukkan 20-an pria berpakaian khusus berada di garis depan untuk menjebol pintu gedung Kongres AS tersebut.

Kemudian di foto lain, tampak seorang wanita bertopi merah muda memberikan arahan melalui megafon ke orang-orang di dalam gedung, untuk memberitahu mereka harus menuju ke mana.

Lalu beberapa pria termasuk dua orang yang berhasil merangsek masuk ruang Senat, membawa tali zip yang biasa digunakan untuk menahan sandera.

Beberapa pejabat mengatakan, banyak pedemo pro-Trump bisa masuk ke ruang-ruang pejabat tinggi seperti kantor Ketua DPR Nancy Pelosi, karena tahu letaknya padahal denah Gedung Capitol seperti labirin.

"Mereka tahu ke mana harus pergi," kata politisi senior Demokrat, James Clyburn, kepada CBS News.

"Ya, seseorang di dalam gedung itu terlibat dalam hal ini."

Baca juga: Siaga 24 Jam, Gedung Capitol Berubah Jadi “Barak” Garda Nasional AS

Bukti kecil persekongkolan

Pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump berkumpul di depan Gedung US Capitol di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021). Hari pengesahan kemenangan presiden terpilih Joe Biden oleh Kongres di Gedung Capitol diwarnai penyerbuan massa pendukung Donald Trump dalam upaya menggagalkan anggota parlemen dari tugas konstitusional mereka.ANTARA FOTO/REUTERS/LEAH MILLIS Pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump berkumpul di depan Gedung US Capitol di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021). Hari pengesahan kemenangan presiden terpilih Joe Biden oleh Kongres di Gedung Capitol diwarnai penyerbuan massa pendukung Donald Trump dalam upaya menggagalkan anggota parlemen dari tugas konstitusional mereka.
Sejauh ini jaksa telah menangkap belasan orang dan mengatakan, 200 orang lebih bisa dituntut.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X