Ribut Lagi, Erdogan Olok-olok Presiden Perancis Tidak Becus Urus Negara

Kompas.com - 17/09/2020, 19:45 WIB

ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis (17/9/2020) mengatakan, Perancis dipimpin seorang presiden yang "tidak becus".

Penghinaan itu diucapkan Erdogan di tengah keributan antara dirinya dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Erdogan dan Macron saling mencaci dalam beberapa bulan terakhir dalam berbagai hal, mulai dari konflik Libya, sebagian Timur Tengah, hingga sengketa maritim antara Turki dengan Yunani.

Baca juga: Turki Dilaporkan Miliki Pasukan Bayangan, Siap Bergerak Jika Diperintah Erdogan

Macron membuat marah Ankara pekan lalu dengan menyebut Turki "pantas mendapat sesuatu yang lain" dari cara kabinet Erdogan mengelola urusan luar negeri.

Uni Eropa pekan depan akan membahas pemberian sanksi kepada Turki, karena mengirim kapal eksplorasi energi dan kapal perangnya ke perairan Mediterania timur yang diklaim Siprus dan Yunani.

Pada rapat virtual Partai AK yang berkuasa di Turki Erdogan berkata, Macron gagal memakai logikanya yang menyalahkan Turki atas masalah regional.

Baca juga: Militer Turki Desak Presiden Erdogan untuk Lawan Eropa

"Kalau Turki menarik diri dari Suriah, akankah Suriah mencapai perdamaian?" tanyanya sambil memeriksa daftar negara-negara yang Turki dan Perancis berseberangan pendapatnya.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabar Baik, Vaksin Covid Cegah Hampir 20 Juta Kematian pada Tahun Pertama Diluncurkan

Kabar Baik, Vaksin Covid Cegah Hampir 20 Juta Kematian pada Tahun Pertama Diluncurkan

Global
Serangan Teroris di Norwegia, Sejumlah Orang Tewas, Polisi Ungkap Terduga Pelaku

Serangan Teroris di Norwegia, Sejumlah Orang Tewas, Polisi Ungkap Terduga Pelaku

Global
Saat Zelensky Minta Dukungan Penonton di Festival Glastonbury...

Saat Zelensky Minta Dukungan Penonton di Festival Glastonbury...

Global
Sekjen PBB Peringatkan Malapetaka akibat Kekurangan Pangan Global

Sekjen PBB Peringatkan Malapetaka akibat Kekurangan Pangan Global

Global
Saat Hewan Ternak Ukraina Dibakar Hidup-hidup dalam Pemboman Rusia…

Saat Hewan Ternak Ukraina Dibakar Hidup-hidup dalam Pemboman Rusia…

Global
700 Orang Dikunci di Hotel dan Kasino Makau karena Lonjakan Kasus Covid

700 Orang Dikunci di Hotel dan Kasino Makau karena Lonjakan Kasus Covid

Global
Shanghai Laporkan Nol Kasus Covid untuk Pertama Kalinya Sejak Ledakan Wabah Terbaru

Shanghai Laporkan Nol Kasus Covid untuk Pertama Kalinya Sejak Ledakan Wabah Terbaru

Global
Pasukan Ukraina Mundur dari Severodonetsk, Pentagon: Rusia yang Rugi

Pasukan Ukraina Mundur dari Severodonetsk, Pentagon: Rusia yang Rugi

Global
Komedian Rusia Sebut Simbol 'Z' di Dahi Harry Potter Tak Pro-Ukraina

Komedian Rusia Sebut Simbol "Z" di Dahi Harry Potter Tak Pro-Ukraina

Global
Tak Sengaja Lihat Mia Khalifa di Hotel saat Bulan Madu, Pria Ini Merasa Bersalah lalu Belikan Tas Branded untuk Istrinya

Tak Sengaja Lihat Mia Khalifa di Hotel saat Bulan Madu, Pria Ini Merasa Bersalah lalu Belikan Tas Branded untuk Istrinya

Global
Test Drive Mobil Listrik China Berujung Maut: Mobil Terjun dari Lantai 3, 2 Orang Tewas

Test Drive Mobil Listrik China Berujung Maut: Mobil Terjun dari Lantai 3, 2 Orang Tewas

Global
Sri Lanka Bangkrut, Presiden Tunjuk Raja Kasino jadi Menteri Investasi

Sri Lanka Bangkrut, Presiden Tunjuk Raja Kasino jadi Menteri Investasi

Global
Pangeran Charles Tak Akan Halangi Negara Persemakmuran Lepas dari Monarki

Pangeran Charles Tak Akan Halangi Negara Persemakmuran Lepas dari Monarki

Global
Terlalu Mabuk, Pekerja Jepang Kehilangan Flash Disk Berisi Data Seluruh Penduduk Kota

Terlalu Mabuk, Pekerja Jepang Kehilangan Flash Disk Berisi Data Seluruh Penduduk Kota

Global
Penembakan di Pub Gay Populer Oslo, 2 Tewas, 14 Terluka

Penembakan di Pub Gay Populer Oslo, 2 Tewas, 14 Terluka

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.