4 Orang dari Negara bagian AS Tewas Setelah Tenggak Alkohol Hand Sanitizer

Kompas.com - 08/08/2020, 11:34 WIB
Ilustrasi hand sanitizer ShutterstockIlustrasi hand sanitizer

NEW YORK, KOMPAS.com - Empat orang di 2 negara bagian Amerika Serikat dikabarkan tewas setelah menenggak alkohol yang digunakan sebagai bahan pembersih.

Menurut laporan yang dilansir Associates Press pada Jumat (7/8/2020), di Arizona dan New Mexico muncul kasus orang tewas di tengah pandemi virus corona, karena kesalahan penggunaan alkohol yang digunakan sebagai bahan dasar hand sanitizer atau pembersih industri.

Baca juga: Pesta Miras Oplosan dari Hand Sanitizer, 9 Orang di India Tewas

Pejabat kesehatan setempat melaporkan dalam pekan ini, bahwa dalam periode Mei hingga Juni ada 15 orang dewasa tewas karena keracunan alkohol.

Kemudian, belum lama ini Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengatakan muncul lagi kasus serupa yang mengakibatkan 4 orang tewas dan 3 orang mengalami kerusakan penglihatan berkelanjutan.

Baca juga: Minum Cairan Hand Sanitizer, 3 Orang Tewas dan 1 Buta di AS

Alkohol terdiri dari beberapa jenis yaitu yang digunakan untuk minuman dan bahan dasar pembersih industri, hand sanitizer. Keduanya tidak bisa disamakan penggunaannya.

Alkohol bahan dasar hand sanitizer yang sangat bermanfaat membunuh kuman dan menghindari diri dari penyebaran virus corona, akan sangat berbahaya apabila terkonsumsi. Akibatnya akan sangat mematikan.

Baca juga: Pencuri Minum Hand Sanitizer, Diduga Ikuti Saran Trump

Dalam kasus yang terjadi di 2 negara bagian AS tersebut mereka yang tewas atau jatuh sakit diketahui telah menenggak kandungan metanol atau alkohol kayu yang digunakan untuk pembuatan hand sanitizer.

Sementara, jenis alkohol yang digunakan sebagai bahan aktif membunuh kuman dalam hand sanitizer yang sah adalah etil alkohol, yang dapat dikonsumsi.

Baca juga: WNI Dipukul Palu karena Utang Hand Sanitizer, Begini Klarifikasi Korban

Ada dugaan beberapa perusahaan produsen hand sanitizer di sana telah mengganti etil alkohol dengan alkohol metanol yang beracun, yang digunakan sebagai anti-beku. Sehingga, apabila terkonsumsi dapat berbahaya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengeluarkan peringatan pada Juni tentang gel hand sanitizer buatan Meksiko yang dikatakan mengandung metanol dalam jumlah besar.

Sejak itu, FDA telah memperluas daftar produknya dan telah mengidentifikasi puluhan hand sanitizer yang mengandung metanol dan telah ditarik kembali di AS oleh produsen dan distributor, dari pasaran.

Baca juga: Perusahaan Minyak Aramco di Saudi Dikecam Karena Gunakan Manusia Sebagai Hand Sanitizer


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X