Virus Corona Diklaim Bisa Menyebar Lewat Udara, WHO Bakal Kaji Laporannya

Kompas.com - 07/07/2020, 13:00 WIB
Seorang perempuan dibawa menggunakan brankar di Rumah Sakit Arnau de Vilanova, setelah pemerintah Catalonia menerapkan larangan baru dalam rangka menangkal wabah virus corona di Lleida, Spanyol, pada 4 Juli 2020. REUTERS/NACHO DOCESeorang perempuan dibawa menggunakan brankar di Rumah Sakit Arnau de Vilanova, setelah pemerintah Catalonia menerapkan larangan baru dalam rangka menangkal wabah virus corona di Lleida, Spanyol, pada 4 Juli 2020.

JENEWA, KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) mengatakan mereka sedang mengkaji laporan yang mengklaim bahwa WHO mengecilkan risiko penyebaran virus corona melalui udara.

WHO mengatakan penyakit Covid-19 menyebar utamanya melalui cipratan atau droplet yang keluar dari hidung dan mulut, ketika orang yang terinfeksi virus batuk, bersin, atau berbicara.

Namun, ratusan ilmuwan mengatakan ada bukti yang mengindikasikan bahwa partikel-partikel yang lebih kecil, yang bisa bergerak lebih jauh, juga dapat menginfeksi manusia.

Baca juga: 239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

Dalam surat terbuka kepada WHO, 239 ilmuwan di 32 negara menguraikan bukti yang menunjukkan partikel yang lebih kecil dapat menginfeksi manusia lewat udara. Mereka mendesak WHO untuk memperbarui informasi tentang virus corona.

"Kami mengetahui artikel itu dan sedang meninjau isinya dengan pakar teknis kami," kata juru bicara WHO Tarik Jasarevic kepada kantor berita Reuters.

Para ilmuwan mengatakan baik dipaparkan melalui droplet dari hidung dan mulut atau partikel yang lebih kecil, virus corona menular melalui udara dan dapat menginfeksi orang ketika dihirup.

Namun, WHO mengatakan bukti virus menular lewat udara tidak meyakinkan.

"Terutama dalam beberapa bulan terakhir, kami telah menyatakan beberapa kali bahwa kami menganggap penularan melalui udara sebagai hal yang mungkin tetapi tentu saja tidak didukung oleh bukti yang kuat atau bahkan jelas," ujar dr Benedetta Allegranzi, pemimpin pencegahan dan pengendalian infeksi WHO, seperti dikutip oleh New York Times.

Baca juga: 239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

Saran dari WHO: Pakai masker di tempat umum

Sebelumnya, WHO mengubah sarannya terkait masker, mengatakan masker harus dipakai di tempat umum untuk membantu menghentikan penyebaran virus corona.

WHO mengatakan informasi terbaru menunjukkan bahwa masker bisa menjadi "penghalang bagi droplet yang mungkin menularkan penyakit."

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Delegasi AS Mendarat di Taiwan, Kunjungan Level Tertinggi sejak 1979

Delegasi AS Mendarat di Taiwan, Kunjungan Level Tertinggi sejak 1979

Global
Presiden Lebanon: Investigasi Internasional Terhadap Ledakan di Beirut Buang-buang Waktu

Presiden Lebanon: Investigasi Internasional Terhadap Ledakan di Beirut Buang-buang Waktu

Global
3 Perempuan Ini Punya 'Misi' Tumbangkan Diktator Terakhir Eropa

3 Perempuan Ini Punya "Misi" Tumbangkan Diktator Terakhir Eropa

Global
Tensi Meningkat dengan China, India Tinjau Institut Konfusius

Tensi Meningkat dengan China, India Tinjau Institut Konfusius

Global
Tokoh Terkemuka Afghanistan Sepakat Bebaskan 400 Milisi Taliban, Ada Apa?

Tokoh Terkemuka Afghanistan Sepakat Bebaskan 400 Milisi Taliban, Ada Apa?

Global
Eks Mata-mata Saudi Kembali Mendapatkan Ancaman dari Putra Mahkota di Kanada

Eks Mata-mata Saudi Kembali Mendapatkan Ancaman dari Putra Mahkota di Kanada

Global
75 Tahun Peringatan Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki, AS Belum Mau Minta Maaf

75 Tahun Peringatan Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki, AS Belum Mau Minta Maaf

Global
Kucing-kucing Ini Bertugas Temani Para Pembaca yang Kesepian di Perpustakaan

Kucing-kucing Ini Bertugas Temani Para Pembaca yang Kesepian di Perpustakaan

Global
Tabrak Orang di Stasiun, Mobil Bablas Masuk Peron dan Terjebak di Rel

Tabrak Orang di Stasiun, Mobil Bablas Masuk Peron dan Terjebak di Rel

Global
Kisah Kehilangan Para Ekspatriat India di Dubai karena Kecelakaan Pesawat Air India Express

Kisah Kehilangan Para Ekspatriat India di Dubai karena Kecelakaan Pesawat Air India Express

Global
'Peluncur Roket China Bisa Menghancurkan Seluruh Pangkalan Militer Taiwan'

"Peluncur Roket China Bisa Menghancurkan Seluruh Pangkalan Militer Taiwan"

Global
TikTok: Mengapa Jadi Ancaman Keamanan di Sejumlah Negara?

TikTok: Mengapa Jadi Ancaman Keamanan di Sejumlah Negara?

Global
Kekurangan Polisi Usai Kematian George Floyd, Kejahatan di Minneapolis Meningkat

Kekurangan Polisi Usai Kematian George Floyd, Kejahatan di Minneapolis Meningkat

Global
Terlambat 5 Menit, Nyawa Pria Ini Terselamatkan dari Insiden Air India Express

Terlambat 5 Menit, Nyawa Pria Ini Terselamatkan dari Insiden Air India Express

Global
Demonstrasi Pecah Setelah Ledakan di Beirut, PM Lebanon Janjikan Pemilu Dini

Demonstrasi Pecah Setelah Ledakan di Beirut, PM Lebanon Janjikan Pemilu Dini

Global
komentar
Close Ads X