Gajinya Belum Dipotong, PM Selandia Baru Mengaku Frustrasi

Kompas.com - 17/06/2020, 11:33 WIB
PM Selandia Baru, Jacinda Ardern Shutterstock/photocosmos1PM Selandia Baru, Jacinda Ardern

WELLINGTON, KOMPAS.com - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengatakan bahwa dia frustrasi karena masih menerima gaji penuh selama dua bulan yang sebelumnya dijanjikan akan diberlakukan pemotongan.

Dilansir New Zealand Herald, Ardern mengatakan, " Pemotongan gaji akan tetap diberlakukan selama 6 bulan. Namun, yang membuat saya frutrasi adalah berapa lama lagi itu dapat segera dilakukan."

Sebelumnya di tengah pemberlakuan lockdown akibat virus corona pada pertengahan April, Ardern mengumumkan bahwa dia, kementerian dan pegawai negeri sipil akan dipotong gajinya sebanyak 20 persen selama 6 bulan.

Baca juga: Jacinda Ardern dan Semangat Kemanusiaan

Namun, sampai kini pemotongan gaji untuk solidaritas itu masih belum dilakukan.

Menurut Otoritas Remunerasi, proses pemotongan tidak akan dimulai sampai 9 Juli mendatang karena membutuhkan proses birokrasi yang rumit dan memakan waktu.

Kepada media, Ardern mengatakan bahwa meski ditunda, dia masih yakin bahwa para anggota parlemen akan memberi contoh soal pemotongan gaji.

"Salah satu yang membuat kami frustrasi adalah saya mencoba tidak menerima gaji saya secara utuh namun diberitahu bahwa itu tidak bisa. Secara hukum saya tidak bisa melakukan itu, jadi kami mengubah undang-undang, sekarang kami menunggu UU itu diterapkan Otoritas Remunerasi."

Baca juga: Selandia Baru Laporkan Kasus Perdana Virus Corona dalam 25 Hari Terakhir

 

Ardern mengatakan mereka akan memeriksa semua opsi, termasuk memberikan sebagian dari gaji mereka untuk amal.

Akan tetapi hal itu membuka "masalah yang lebih luas" terkait dukungan para anggota parlemen.

"Pilihan paling sederhana adalah mengubah undang-undang tapi sayangnya itulah yang paling lama," ujar Ardern.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Negara Sudah Meminta Rusia Produksi 1 Miliar Vaksin Covid-19, Sputnik-V

20 Negara Sudah Meminta Rusia Produksi 1 Miliar Vaksin Covid-19, Sputnik-V

Global
Klaim Rusia Ciptakan Vaksin Corona: Dikecam Ilmuwan, Dipertanyakan WHO

Klaim Rusia Ciptakan Vaksin Corona: Dikecam Ilmuwan, Dipertanyakan WHO

Global
Presiden Putin Mengklaim Vaksin Covid-19 Rusia telah Kantongi Persetujuan Regulator

Presiden Putin Mengklaim Vaksin Covid-19 Rusia telah Kantongi Persetujuan Regulator

Global
Ledakan Lebanon, di Mana Negara Lain Menyimpan Amonium Nitrat?

Ledakan Lebanon, di Mana Negara Lain Menyimpan Amonium Nitrat?

Global
Rusia Klaim Jadi Negara Pertama yang Ciptakan Vaksin Covid-19, Ini Kata WHO

Rusia Klaim Jadi Negara Pertama yang Ciptakan Vaksin Covid-19, Ini Kata WHO

Global
Sepekan Setelah Ledakan Dahsyat di Lebanon, Menyisakan Trauma pada Anak-anak

Sepekan Setelah Ledakan Dahsyat di Lebanon, Menyisakan Trauma pada Anak-anak

Global
Mabuk, Turis Wanita Telanjang Panjat Kuil Buddha Sambil Mengomel

Mabuk, Turis Wanita Telanjang Panjat Kuil Buddha Sambil Mengomel

Global
Berusaha Bobol Brankas, Pencuri Ini Tewas Terkena Alat Potongnya Sendiri

Berusaha Bobol Brankas, Pencuri Ini Tewas Terkena Alat Potongnya Sendiri

Global
Inilah Nama Vaksin Virus Corona yang Diciptakan Rusia, Sputnik V

Inilah Nama Vaksin Virus Corona yang Diciptakan Rusia, Sputnik V

Global
Penduduk Hong Kong Borong Surat Kabar Apple Daily, Sehari Setelah Jimmy Lai Ditangkap

Penduduk Hong Kong Borong Surat Kabar Apple Daily, Sehari Setelah Jimmy Lai Ditangkap

Global
Setelah 102 Hari, Selandia Baru Kembali Laporkan Kasus Covid-19

Setelah 102 Hari, Selandia Baru Kembali Laporkan Kasus Covid-19

Global
Video Polisi Gerebek Laboratorium Kokain Terbesar di Belanda

Video Polisi Gerebek Laboratorium Kokain Terbesar di Belanda

Global
Trump soal Wajahnya Dipahat di Mount Rushmore: Sepertinya Ide Bagus

Trump soal Wajahnya Dipahat di Mount Rushmore: Sepertinya Ide Bagus

Global
AS Akan Sisakan Kurang dari 5.000 Tentara di Afghanistan Akhir November

AS Akan Sisakan Kurang dari 5.000 Tentara di Afghanistan Akhir November

Global
Putin: Rusia Ciptakan Vaksin Corona Pertama di Dunia, Putriku Sudah Disuntik

Putin: Rusia Ciptakan Vaksin Corona Pertama di Dunia, Putriku Sudah Disuntik

Global
komentar
Close Ads X