PM Inggris Sebut Protes Anti Rasisme di Inggris Dibajak Ekstremis

Kompas.com - 12/06/2020, 19:53 WIB
Para pengunjuk rasa berkumpul di sekitar patung Winston Churchill di Parliament Square selama demonstrasi protes Black Lives Matter di London, Minggu, 7 Juni 2020. Unjuk rasa dilakukan sebagai tanggapan atas pembunuhan baru-baru ini oleh George Floyd oleh petugas polisi di Minneapolis, AS, yang telah menyebabkan protes di banyak negara dan di seluruh AS. AP/Frank AugsteinPara pengunjuk rasa berkumpul di sekitar patung Winston Churchill di Parliament Square selama demonstrasi protes Black Lives Matter di London, Minggu, 7 Juni 2020. Unjuk rasa dilakukan sebagai tanggapan atas pembunuhan baru-baru ini oleh George Floyd oleh petugas polisi di Minneapolis, AS, yang telah menyebabkan protes di banyak negara dan di seluruh AS.

LONDON, KOMPAS.com - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson pada Jumat (12/6/2020) memperingatkan bahwa protes anti rasisme telah dibajak oleh ekstremis yang menyerang monumen nasional sebagai upaya untuk 'menyensor masa lalu Inggris'.

"Ini jelas bahwa pemrotes sayangnya telah dibajak oleh para ekstremis yang bermaksud melakukan kekerasan," ungkap Johnson pada sebuah pernyataan yang diunggah di Twitter. 

Polisi telah menutupi patung-patung terkemuka di sekitar London jelang gelombang baru demonstrasi dan aksi unjuk rasa pada akhir pekan ini.

Baca juga: Patung Pelopor Pramuka Baden-Powell di Inggris Akan Diturunkan

Sebuah patung dari tokoh terkenal, Winston Churchill di luar gedung parlemen telah dirusak pada akhir pekan lalu saat demonstrasi Black Lives Matter dipicu oleh kematian George Floyd di Amerika Serikat pada 25 Mei lalu.

Johnson menyebut penargetan terhadap patung Churchill "tidak masuk akal dan memalukan".

" Patung Winston Churchill di Lapangan Parlemen merupakan pengingat dan penghargaan terhadapnya yang telah menyelamatkan negeri ini dan seluruh Eropa dari fasisme dan tirani rasis," ungkap Johnson yang mengelompokkan pemimpin perang itu sebagai salah satu pahlawannya.

Baca juga: Patung Edward Colston Dirobohkan, Pendapat Warga Inggris Terbelah

"Ya, terkadang dia mengekspresikan pendapat yang tidak bisa diterima oleh kita hari ini tapi dia adalah pahlawan dan pantas untuk dikenang," tulis Johnson sebagaimana dilansir media Perancis AFP.

Para pemrotes menyalahkan Churchill atas kebijakan-kebijakannya yang mengarah pada kematian akan jutaan orang selama krisis kelaparan di Bengal, India pada 1943.

"Kini kita tidak bisa menyensor masa lalu. Kita tidak bisa berpura-pura memiliki sejarah yang berbeda," ungkap Johnson.

"Patung-patung di kota-kota dan daerah-daerah kita telah dipajang oleh generasi-generasi sebelum kita," pungkasnya.

Baca juga: Demo Besar di Inggris, Patung Edward Colston Dibuang ke Sungai, Apa Sebabnya?


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Negara Sudah Meminta Rusia Produksi 1 Miliar Vaksin Covid-19, Sputnik-V

20 Negara Sudah Meminta Rusia Produksi 1 Miliar Vaksin Covid-19, Sputnik-V

Global
Klaim Rusia Ciptakan Vaksin Corona: Dikecam Ilmuwan, Dipertanyakan WHO

Klaim Rusia Ciptakan Vaksin Corona: Dikecam Ilmuwan, Dipertanyakan WHO

Global
Presiden Putin Mengklaim Vaksin Covid-19 Rusia telah Kantongi Persetujuan Regulator

Presiden Putin Mengklaim Vaksin Covid-19 Rusia telah Kantongi Persetujuan Regulator

Global
Ledakan Lebanon, di Mana Negara Lain Menyimpan Amonium Nitrat?

Ledakan Lebanon, di Mana Negara Lain Menyimpan Amonium Nitrat?

Global
Rusia Klaim Jadi Negara Pertama yang Ciptakan Vaksin Covid-19, Ini Kata WHO

Rusia Klaim Jadi Negara Pertama yang Ciptakan Vaksin Covid-19, Ini Kata WHO

Global
Sepekan Setelah Ledakan Dahsyat di Lebanon, Menyisakan Trauma pada Anak-anak

Sepekan Setelah Ledakan Dahsyat di Lebanon, Menyisakan Trauma pada Anak-anak

Global
Mabuk, Turis Wanita Telanjang Panjat Kuil Buddha Sambil Mengomel

Mabuk, Turis Wanita Telanjang Panjat Kuil Buddha Sambil Mengomel

Global
Berusaha Bobol Brankas, Pencuri Ini Tewas Terkena Alat Potongnya Sendiri

Berusaha Bobol Brankas, Pencuri Ini Tewas Terkena Alat Potongnya Sendiri

Global
Inilah Nama Vaksin Virus Corona yang Diciptakan Rusia, Sputnik V

Inilah Nama Vaksin Virus Corona yang Diciptakan Rusia, Sputnik V

Global
Penduduk Hong Kong Borong Surat Kabar Apple Daily, Sehari Setelah Jimmy Lai Ditangkap

Penduduk Hong Kong Borong Surat Kabar Apple Daily, Sehari Setelah Jimmy Lai Ditangkap

Global
Setelah 102 Hari, Selandia Baru Kembali Laporkan Kasus Covid-19

Setelah 102 Hari, Selandia Baru Kembali Laporkan Kasus Covid-19

Global
Video Polisi Gerebek Laboratorium Kokain Terbesar di Belanda

Video Polisi Gerebek Laboratorium Kokain Terbesar di Belanda

Global
Trump soal Wajahnya Dipahat di Mount Rushmore: Sepertinya Ide Bagus

Trump soal Wajahnya Dipahat di Mount Rushmore: Sepertinya Ide Bagus

Global
AS Akan Sisakan Kurang dari 5.000 Tentara di Afghanistan Akhir November

AS Akan Sisakan Kurang dari 5.000 Tentara di Afghanistan Akhir November

Global
Putin: Rusia Ciptakan Vaksin Corona Pertama di Dunia, Putriku Sudah Disuntik

Putin: Rusia Ciptakan Vaksin Corona Pertama di Dunia, Putriku Sudah Disuntik

Global
komentar
Close Ads X