Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Reaksi Internasional Usai Ada Laporan Israel Serang Iran

Kompas.com - 19/04/2024, 17:45 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber AFP

KOMPAS.com - Pada Jumat (19/4/2024) dini hari, wilayah Provinsi Isfahan di Iran yang memiliki pangkalan militer dilaporkan terjadi serangan udara.

Iran mengeklaim bahwa serangan itu berasal dari Israel. Terdapat sebuah ledakan di barat laut Kota Isfahan yang berjarak sekitar 350 kilometer dari Teheran.

Diketahui, Provinsi Isfahan merupakan lokasi yang terdapat pangkalan militer Iran, tempat produksi rudal besar serta fasilitas nuklir.

Baca juga: Badan Atom Internasional: Tak Ada Kerusakan di Situs Nuklir Iran

Dikutip dari AFP, berikut ini beberapa reaksi internasional usai Israel serang Iran.

Pengawas nuklir PBB

Badan Energi Atom Internasional IAEA dapat mengonfirmasi bahwa tidak ada kerusakan pada situs nuklir Iran.

Direktur Jenderal Rafael Grossi terus menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan menegaskan kembali bahwa fasilitas nuklir tidak boleh menjadi sasaran konflik militer.

"IAEA terus memantau situasi ini dengan sangat cermat," kata IAEA dalam media sosial X.

China

"China menentang tindakan apa pun yang semakin meningkatkan ketegangan dan akan terus memainkan peran konstruktif untuk meredakan situasi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian.

Inggris

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengutuk serangan rudal Iran yang ceroboh dan berbahaya terhadap Israel pada hari Sabtu dan Israel benar-benar memiliki hak untuk membela diri.

"Namun seperti yang saya katakan kepada Perdana Menteri Netanyahu ketika saya berbicara dengannya (minggu ini) dan secara lebih umum, eskalasi yang signifikan akan terjadi. Bukan demi kepentingan siapa pun, yang kami ingin lihat adalah ketenangan terjadi di seluruh wilayah," jelasnya.

Baca juga: Pertama Kali, Ukraina Tembak Jatuh Pesawat Pengebom Rusia

Italia

"Kami mengundang semua orang untuk berhati-hati guna menghindari eskalasi," terang Menteri Luar Negeri Antonio Tajani kepada kantor berita RAI di Capri di mana Italia menjadi tuan rumah pertemuan para menteri luar negeri dari negara-negara Kelompok Tujuh (G7).

UE

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan bahwa pihaknya harus melakukan segala kemungkinan, sehingga semua pihak menahan diri dari eskalasi di kawasan.

"Sangatlah penting agar kawasan ini tetap stabil dan semua pihak menahan diri untuk mengambil tindakan lebih lanjut," ujarnya.

Oman

Kementerian Luar Negeri Oman mengatakan bahwa Kesultanan Oman mengikuti ketegangan yang terus berlanjut di wilayah tersebut dan mengutuk serangan Israel pagi ini di Isfahan.

Kementerian tersebut juga menyatakan bahwa pihaknya mengecam serangan militer berulang-ulang Israel di wilayah tersebut.

"Oman sekali lagi mengimbau komunitas internasional untuk mengatasi penyebab dan akar ketegangan dan konflik melalui dialog, diplomasi serta solusi politik," terang kementerian tersebut.

Baca juga: Jawaban Militer Israel Saat Ditanya soal Serangan dan Ledakan di Iran 

Selain itu, Oman juga meminta agar komunitas internasional untuk fokus pada upaya gencatan senjata di Gaza dan menggunakan hukum internasional serta resolusi PBB guna mencapai perdamaian yang adil dan abadi di Palestina.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Apa Itu Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Mengapa ICC Mempertimbangkan Surat Perintah Penangkapan bagi Pemimpin Israel dan Hamas?

Apa Itu Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Mengapa ICC Mempertimbangkan Surat Perintah Penangkapan bagi Pemimpin Israel dan Hamas?

Internasional
Pemakaman Presiden Iran Akan Diadakan pada Kamis 23 Mei, Berikut Prosesinya

Pemakaman Presiden Iran Akan Diadakan pada Kamis 23 Mei, Berikut Prosesinya

Global
Rangkuman Hari Ke-817 Serangan Rusia ke Ukraina: 29 Drone Dijatuhkan | Penembakan Rusia Tewaskan 2 Orang

Rangkuman Hari Ke-817 Serangan Rusia ke Ukraina: 29 Drone Dijatuhkan | Penembakan Rusia Tewaskan 2 Orang

Global
Di Iran, Meninggalnya Presiden Disambut Duka dan Perayaan Terselubung

Di Iran, Meninggalnya Presiden Disambut Duka dan Perayaan Terselubung

Global
Israel-Hamas Tolak Rencana ICC untuk Menangkap Para Pemimpinnya

Israel-Hamas Tolak Rencana ICC untuk Menangkap Para Pemimpinnya

Global
Tsai Ing-wen, Mantan Presiden Taiwan yang Dicintai Rakyat

Tsai Ing-wen, Mantan Presiden Taiwan yang Dicintai Rakyat

Internasional
Sebelum Ebrahim Raisi, Ini Deretan Pemimpin Lain yang Tewas dalam Drama Penerbangan

Sebelum Ebrahim Raisi, Ini Deretan Pemimpin Lain yang Tewas dalam Drama Penerbangan

Global
Joe Biden Kecam ICC karena Berupaya Menangkap PM Israel

Joe Biden Kecam ICC karena Berupaya Menangkap PM Israel

Global
[POPULER GLOBAL] Presiden Iran Meninggal Kecelakaan | Kronologi Penemuan Helikopter Raisi

[POPULER GLOBAL] Presiden Iran Meninggal Kecelakaan | Kronologi Penemuan Helikopter Raisi

Global
China: Dinamika Politik Taiwan Tak Akan Ubah Kebijakan 'Satu China'

China: Dinamika Politik Taiwan Tak Akan Ubah Kebijakan "Satu China"

Global
Sejarah Orang Jawa di Kaledonia Baru, Negara yang Sedang Dilanda Kerusuhan

Sejarah Orang Jawa di Kaledonia Baru, Negara yang Sedang Dilanda Kerusuhan

Global
Ketika 706 Orang Bernama Kyle Berkumpul, tapi Gagal Pecahkan Rekor...

Ketika 706 Orang Bernama Kyle Berkumpul, tapi Gagal Pecahkan Rekor...

Global
Meski Alami Luka Bakar, Jenazah Presiden Iran Dapat Dikenali dan Tak Perlu Tes DNA

Meski Alami Luka Bakar, Jenazah Presiden Iran Dapat Dikenali dan Tak Perlu Tes DNA

Global
ICC Ancang-ancang Keluarkan Surat Perintah Penangkapan PM Israel dan Pemimpin Hamas

ICC Ancang-ancang Keluarkan Surat Perintah Penangkapan PM Israel dan Pemimpin Hamas

Global
Ukraina Jatuhkan 29 Drone Rusia dalam Semalam, Targetkan Barat, Tengah, dan Selatan

Ukraina Jatuhkan 29 Drone Rusia dalam Semalam, Targetkan Barat, Tengah, dan Selatan

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com