Setelah 9 Tahun 'Mati', Futaba Hidup Lagi demi Olimpiade

Kompas.com - 06/03/2020, 11:48 WIB
Kendaraan melintas di Futaba pada Rabu (4/3/2020). Futaba sempat ditutup selama 9 tahun setelah tiga reaktor nuklir Fukushima Daiichi jatuh dan mengeluarkan radiasi ke angkasa, akibat gempa bumi berkekuatan 9 magnitudo menghantam Jepang 11 Maret 2011. Koji Ito/The Yomiuri ShimbunKendaraan melintas di Futaba pada Rabu (4/3/2020). Futaba sempat ditutup selama 9 tahun setelah tiga reaktor nuklir Fukushima Daiichi jatuh dan mengeluarkan radiasi ke angkasa, akibat gempa bumi berkekuatan 9 magnitudo menghantam Jepang 11 Maret 2011.

FUTABA, KOMPAS.com - Setelah sembilan tahun ditutup, kota Futaba dibuka lagi jelang dimulainya Olimpiade Tokyo 2020.

Pembukaan kembali Futaba dilakukan pada Rabu (4/3/2020), dengan pencabutan larangan masuk yang sempat dipasang pemerintah.

Pencabutan larangan masuk ini dilakukan beberapa minggu sebelum obor Olimpiade tiba di kota lain di prefektur Fukushima.

Obor legendaris itu diperkirakan akan melewati Futaba dalam perjalanan estafetnya.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020, IOC Putuskan Ketentuan Baru tentang Pembawa Bendera

Namun, akses yang dibuka hanya area satu mil persegi dekat stasiun kereta utama Futaba.

Stasiun itu dijadwalkan dibuka lagi pada Maret, yang akan menghubungkan lagi Futaba dengan wilayah-wilayah lainnya sejak bencana sembilan tahun lalu.

Setelah gerbang pos pemeriksaan dibuka pada Selasa malam, pejabat setempat langsung memasang papan nama di kantor baru mereka di Futaba.

Wali Kota Futaba, Shiro Izawa, mengatakan dirinya tidak sanggup menggambarkan perasaannya, setelah akhirnya kota asalnya bisa dihidupkan lagi.

"Saya berjanji untuk terus mendorong pemulihan dan rekonstruksi," janji Shiro, dikutip dari Independent.

Baca juga: Mengenal Kakebo, Budaya Menabung Orang Jepang agar Jadi Kaya

Pejabat kota juga mengatakan mereka berharap para penghuni lawas Futaba akan kembali.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Ramadhan, Pemerintah Inggris Akan Beri Vaksin Covid-19 pada Malam Hari

Saat Ramadhan, Pemerintah Inggris Akan Beri Vaksin Covid-19 pada Malam Hari

Global
Kasus Covid-19 di Kalangan Medis Kanada Naik Capai Lebih dari 60.000

Kasus Covid-19 di Kalangan Medis Kanada Naik Capai Lebih dari 60.000

Global
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kasus Flu 'Hilang' di AS

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kasus Flu "Hilang" di AS

Global
AS dan Uni Eropa Tegaskan Krimea Milik Ukraina

AS dan Uni Eropa Tegaskan Krimea Milik Ukraina

Global
Suriah Kutuk Keras Serangan AS sebagai Tindakan Pengecut

Suriah Kutuk Keras Serangan AS sebagai Tindakan Pengecut

Global
[POPULER GLOBAL] Siarkan Tidur 5 Jam Seorang Gadis dapat Rp 42,7 Juta | Serangan Pertama Militer AS ke Suriah

[POPULER GLOBAL] Siarkan Tidur 5 Jam Seorang Gadis dapat Rp 42,7 Juta | Serangan Pertama Militer AS ke Suriah

Global
3,5 Tahun Berlindung di Gereja, Imigran Asal Honduras Akhirnya Bebas dari Deportasi

3,5 Tahun Berlindung di Gereja, Imigran Asal Honduras Akhirnya Bebas dari Deportasi

Global
Efek Pembatasan Covid-19 Emisi Gas Rumah Kaca Australia Turun ke Level Terendah

Efek Pembatasan Covid-19 Emisi Gas Rumah Kaca Australia Turun ke Level Terendah

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Matteo Messina Denaro, Mafia Terkaya Italia dan Buron Paling Dicari Dunia

[Biografi Tokoh Dunia] Matteo Messina Denaro, Mafia Terkaya Italia dan Buron Paling Dicari Dunia

Global
Sejoli yang Tepergok Satpam Berduaan di Hotel Akhirnya Dipenjara

Sejoli yang Tepergok Satpam Berduaan di Hotel Akhirnya Dipenjara

Global
Ketika Netizen India Ramai-ramai Boikot Spider-Man tapi Salah Sasaran...

Ketika Netizen India Ramai-ramai Boikot Spider-Man tapi Salah Sasaran...

Global
Tepi Barat Direncankan Lockdown 2 Pekan Saat Lonjakan Kasus Covid-19 Capai 180.000

Tepi Barat Direncankan Lockdown 2 Pekan Saat Lonjakan Kasus Covid-19 Capai 180.000

Global
Rusia dan Austria Sepakat Bahas Pengiriman dan Produksi Vaksin Sputnik V

Rusia dan Austria Sepakat Bahas Pengiriman dan Produksi Vaksin Sputnik V

Global
Pengakuan Pangeran Harry: Mundur dari Tugas Kerajaan karena Media Inggris “Toxic”

Pengakuan Pangeran Harry: Mundur dari Tugas Kerajaan karena Media Inggris “Toxic”

Global
Viral Video Orang Shalat di Tengah Jalan, Dijaga Pengendara Motor sampai Selesai

Viral Video Orang Shalat di Tengah Jalan, Dijaga Pengendara Motor sampai Selesai

Global
komentar
Close Ads X