Perjanjian Damai AS-Taliban, Ini 4 Poin yang Perlu Anda Ketahui

Kompas.com - 01/03/2020, 09:53 WIB
Perjanjian damai antara Amerika Serikat (AS) dan Taliban ditandai dengan jabat tangan antara Zalmay Khalilzad yang merupakan utusan AS (kiri), dan Mullah Abdul Ghani Baradar selaku pemimpin Taliban (kanan). Perjanjian damai ditandatangani di Doha, Qatar, Sabtu (29/2/2020). IBRAHEEM AL OMARI/REUTERSPerjanjian damai antara Amerika Serikat (AS) dan Taliban ditandai dengan jabat tangan antara Zalmay Khalilzad yang merupakan utusan AS (kiri), dan Mullah Abdul Ghani Baradar selaku pemimpin Taliban (kanan). Perjanjian damai ditandatangani di Doha, Qatar, Sabtu (29/2/2020).

DOHA, KOMPAS.com - Pihak Amerika Serikat (AS) dan Taliban telah menandatangani perjanjian damai pada Sabtu (29/2/2020) di Doha, Qatar. Perjanjian ini menandai berakhirnya invasi militer AS di Afghanistan selama 18 tahun lebih.

AS mulai menginvasi Afghanistan pada 11 September 2001. Sejak kejadian tersebut, puluhan ribu korban berjatuhan dan kerugian ditaksir mencapai 2 triliun dollar AS (sekitar Rp28,6 kuadriliun), demikian data yang diungkap The Washington Post.

Finalisasi kesepakatan ini ditandai dengan jabat tangan antara Mullah Abdul Ghani Baradar selaku pemimpin Taliban, dan Zalmay Khalilzad yang merupakan utusan AS.

Draf perjanjian damai ini terdiri dari empat bagian yang menjadi pokok bahasan utama.

Baca juga: Kesepakatan AS-Taliban, Trump: Kesempatan Rakyat Afghanistan Berdamai

Bagian pertama menerangkan jaminan bahwa tanah Afghanistan tidak boleh dipakai siapa pun untuk menyerang keamanan AS dan sekutunya.

Bagian kedua berisi jaminan dan mekanisme AS untuk menarik semua pasukannya dari Afghanistan.

Bagian ketiga adalah perundingan intra-Afghanistan digelar pada 10 Maret 2020, dan akan dilakukan setelah kedua pihak memenuhi kewajiban di bagian pertama dan kedua.

Kemudian di bagian keempat, mencantumkan gencatan senjata secara permanen dan komprehensif harus dibahas dalam negosiasi intra-Afghanistan, seperti tanggal dan mekanismenya.

Bagian pertama dan kedua jika tidak dilanggar, akan membuka jalan ke bagian tiga dan empat.

Mengenai apa saja rincian isi perjanjian damai AS-Taliban, berikut adalah poin-poinnya:

Baca juga: Gencatan Senjata AS-Taliban, Ini 4 Hal yang Perlu Anda Ketahui

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Restoran Singapura Tuai Kontroversi gara-gara Nasi Ambeng, Ada Apa?

Restoran Singapura Tuai Kontroversi gara-gara Nasi Ambeng, Ada Apa?

Global
Dituntut Taiwan Minta Maaf soal Tragedi Tiananmen, China: Omong Kosong

Dituntut Taiwan Minta Maaf soal Tragedi Tiananmen, China: Omong Kosong

Global
13 Tahun Madeleine McCann Hilang Diculik, Kini Muncul Tersangka Baru

13 Tahun Madeleine McCann Hilang Diculik, Kini Muncul Tersangka Baru

Global
[POPULER GLOBAL] George Floyd Positif Virus Corona | Pidato Obama Menyentuh Hati

[POPULER GLOBAL] George Floyd Positif Virus Corona | Pidato Obama Menyentuh Hati

Global
Kematian George Floyd, Negara yang Dituduh Trump Lakukan Pelanggaran Hak Demokrasi Menyerang Balik

Kematian George Floyd, Negara yang Dituduh Trump Lakukan Pelanggaran Hak Demokrasi Menyerang Balik

Global
Kasus Gajah Hamil Mati Setelah Makan Buah Isi Peledak, 2 Orang Ditangkap

Kasus Gajah Hamil Mati Setelah Makan Buah Isi Peledak, 2 Orang Ditangkap

Global
Demo Protes Kematian George Floyd, 10.000 Orang Seantero AS Ditangkap

Demo Protes Kematian George Floyd, 10.000 Orang Seantero AS Ditangkap

Global
Kronologi Kematian George Floyd Setelah Ditindih Derek Chauvin

Kronologi Kematian George Floyd Setelah Ditindih Derek Chauvin

Global
Usai Kematian George Floyd, Juragan Toko Tak Mau Panggil Polisi Lagi

Usai Kematian George Floyd, Juragan Toko Tak Mau Panggil Polisi Lagi

Global
Berkat Virus Corona, Pria Ini Jadi Akrab dengan 90 Tetangganya

Berkat Virus Corona, Pria Ini Jadi Akrab dengan 90 Tetangganya

Global
41 Tahun Tidak Dipotong, Kuku-kuku Wanita Ini Memanjang sampai 8 Meter

41 Tahun Tidak Dipotong, Kuku-kuku Wanita Ini Memanjang sampai 8 Meter

Global
Gajah Hamil Mati Setelah Makan Nanas Isi Petasan, Ini Janji India

Gajah Hamil Mati Setelah Makan Nanas Isi Petasan, Ini Janji India

Global
Dilarang Berlutut Saat Demo George Floyd, Polisi di Oklahoma Mundur

Dilarang Berlutut Saat Demo George Floyd, Polisi di Oklahoma Mundur

Global
Dua Polisi Tertembak dan Satu Ditusuk di Leher Saat Demo George Floyd

Dua Polisi Tertembak dan Satu Ditusuk di Leher Saat Demo George Floyd

Global
Burung Peliharaan Lepas, Pelayan Berusia 7 Tahun Tewas Disiksa Majikan

Burung Peliharaan Lepas, Pelayan Berusia 7 Tahun Tewas Disiksa Majikan

Global
komentar
Close Ads X