Kompas.com - 29/02/2020, 14:56 WIB
Kenyas President Uhuru Kenyatta pada prosesi pemakaman mantan presiden Daniel Arap Moi di Stadion Nyayo Nairobi, Kenya 11 Februari 2020. (REUTERS/Njeri Mwangi) REUTERS/NJERI MWANGIKenyas President Uhuru Kenyatta pada prosesi pemakaman mantan presiden Daniel Arap Moi di Stadion Nyayo Nairobi, Kenya 11 Februari 2020. (REUTERS/Njeri Mwangi)

NAIROBI, KOMPAS.com - Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta pada Jumat (28/02/2020) memberikan pengarahan terkait ancaman virus corona.

Dia mengerahkan sebanyak 21 anggota satuan tugas dan melengkapi pusat karantina di rumah sakit Mbagathi di Nairobi selama tujuh hari.

Kepala negara Kenya mengatakan, "Kenya adalah tempat mayoritas transportasi dengan 70 persen penumpang internasional melakukan transit. Hal itu memudahkan ancaman wabah virus corona masuk ke dalam Kenya."

Baca juga: Gara-gara Virus Corona, Penjualan Bir Corona Jadi Merana

Dia juga memerintahkan untuk identifikasi, karantina dan fasilitas perawatan medis di level tertinggi.

Komite Respon Darurat nasional dipimpin kementerian kesehatan memiliki sekretaris kabinet berbeda termasuk yang bertanggung jawab tenatng pertahanan, transportasi, hubungan luar negeri dan komunikasi informasi.

Penerbangan ditangguhkan antara Kenya dan China meliputi rute dari Guangzhou-Changsha-Nairobi dengan pesawat China Southern Airlines.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah Kenya juga menyiapkan rencana untuk mencegah penyebaran virus corona.

Lembaga Hukum Kenya telah mengajukan kasus yang meminta pengadilan untuk menunda penerbangan lagi.

Jaksa James Makau sengaja menangguhkan penerbangan selama 10 hari dan meminta warga Kenya untuk bersiap dalam perencanaan pencegahan penyebaran virus corona.

Tim yang dibentuk oleh presiden juga akan merumuskan, menegakkan dan meninjau proses dan persyaratan untuk masuk ke Kenya dari setiap orang yang diduga telah melakukan perjalanan ke daerah yang terjangkit virus corona.

Baca juga: Penyebaran Virus Corona di Korsel, KBRI Seoul Pastikan Seluruh WNI Sehat dan Aman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.