Kesepakatan AS-Taliban, Trump: Kesempatan Rakyat Afghanistan Berdamai

Kompas.com - 29/02/2020, 12:13 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani UU Otorisasi Pertahanan Nasional 2020 disaksikan Ibu Negara Melania di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, pada 20 Desember 2019. Dalam UU itu juga tercantum pembentukan Pasukan Luar Angkasa, yang nantinya bakal jadi cabang keenam dalam militer AS. AFP/NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani UU Otorisasi Pertahanan Nasional 2020 disaksikan Ibu Negara Melania di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, pada 20 Desember 2019. Dalam UU itu juga tercantum pembentukan Pasukan Luar Angkasa, yang nantinya bakal jadi cabang keenam dalam militer AS.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Donald Trump mendesak rakyat Afghanistan untuk segera meraih kesempatan damai sementara pihak AS menyiapkan penandatanganan perjanjian dengan Taliban pada Sabtu (29/02/2020).

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dijadwalkan hadir pada penandatanganan persetujuan di Qatar. Perjanjian meliputi keluarnya pasukan AS dari Afghanistan. Perjanjian ini juga membutuhkan gencatan senjata dalam sepekan.

Baca juga: Gencatan Senjata AS-Taliban, Ini 4 Hal yang Perlu Anda Ketahui

"Segera, dalam pengarahan saya, Menteri Luar negeri Mike Pompeo akan menjadi saksi atas penandatanganan persetujuan dengan perwakilan Taliban," ujar Donald Trump mengumumkan pada Jumat 928/02/2020).

Kesepakatan dengan Taliban dianggap Trump sebagai potensi untuk menciptakan, "jalan yang kuat ke depan untuk mengakhiri perang di Afghanistan dan membawa pulang pasukan militer AS".

"Ini merupakan kesempatan bagi rakyat Afghanistan untuk menciptakan masa depan mereka," ujar Trump, "Untuk itu kami mendesak rakyat Afghan untuk meraih kesempatan damai dan menciptakan masa depan bagi negara mereka."

Perjanjian itu juga akan melihat apakah pihak Taliban setuju untuk berunding dengan pemerintah Afghanistan, yang selama ini mereka anggap bonekanya AS.

Baca juga: Trump: Perjanjian Damai dengan Taliban Semakin Dekat

Halaman:

Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayoritas Masyarakat AS Berpendapat Penanganan Covid-19 di Negaranya Lebih Buruk dari Negara Lainnya

Mayoritas Masyarakat AS Berpendapat Penanganan Covid-19 di Negaranya Lebih Buruk dari Negara Lainnya

Global
Ledakan di Lebanon, Ini Daftar Hoaks dan Konspirasi yang Beredar di Media Sosial

Ledakan di Lebanon, Ini Daftar Hoaks dan Konspirasi yang Beredar di Media Sosial

Global
Komite Investigasi Lebanon Diberi Waktu 4 Hari Temukan Pelaku Ledakan Beirut

Komite Investigasi Lebanon Diberi Waktu 4 Hari Temukan Pelaku Ledakan Beirut

Global
[BERITA FOTO] Wajah Kehancuran Kota Beirut Pasca Ledakan Masif

[BERITA FOTO] Wajah Kehancuran Kota Beirut Pasca Ledakan Masif

Global
Pria di China Dibebaskan dari Tuduhan Pembunuhan Setelah 27 Tahun Dipenjara

Pria di China Dibebaskan dari Tuduhan Pembunuhan Setelah 27 Tahun Dipenjara

Global
Adakan Program Clean Network, Ponsel AS Akan Blokir Aplikasi China

Adakan Program Clean Network, Ponsel AS Akan Blokir Aplikasi China

Global
Tegakkan Pencegahan Virus Corona, Venezuela Terapkan Hukuman Push Up sampai Kerja Bakti

Tegakkan Pencegahan Virus Corona, Venezuela Terapkan Hukuman Push Up sampai Kerja Bakti

Global
Heboh, Video Porno Muncul di Sidang Online Peretas 130 Akun Twitter

Heboh, Video Porno Muncul di Sidang Online Peretas 130 Akun Twitter

Global
Bank Dunia Siap Membuat Skema Pendanaan untuk Membantu Lebanon

Bank Dunia Siap Membuat Skema Pendanaan untuk Membantu Lebanon

Global
Virus Corona Jadi Penyebab Korban Tewas akibat Ledakan di Lebanon Tidak Tinggi

Virus Corona Jadi Penyebab Korban Tewas akibat Ledakan di Lebanon Tidak Tinggi

Global
Sebelum Beirut Lebanon, Amonium Nitrat Juga Meledak Dahsyat di 4 Kota Ini

Sebelum Beirut Lebanon, Amonium Nitrat Juga Meledak Dahsyat di 4 Kota Ini

Global
Amonium Nitrat Diduga Tak Hanya Jadi Penyebab Ledakan di Beirut, Lebanon

Amonium Nitrat Diduga Tak Hanya Jadi Penyebab Ledakan di Beirut, Lebanon

Global
'Darah Di Mana-mana', Pengakuan Dokter Unit Darurat Pasca Ledakan Lebanon

"Darah Di Mana-mana", Pengakuan Dokter Unit Darurat Pasca Ledakan Lebanon

Global
Dokter di Beirut, Lebanon, Kisahkan 'Armageddon' di Rumah Sakit karena Ledakan

Dokter di Beirut, Lebanon, Kisahkan "Armageddon" di Rumah Sakit karena Ledakan

Global
Viral, Foto Pekerja Mengelas Pintu Gudang Amonium Nitrat Sebelum Ledakan Lebanon

Viral, Foto Pekerja Mengelas Pintu Gudang Amonium Nitrat Sebelum Ledakan Lebanon

Global
komentar
Close Ads X