Dilema Warga Wuhan: Mau Makan, tapi Makanan Sudah Busuk

Kompas.com - 28/02/2020, 20:37 WIB
Tenaga medis berjalan dengan pakaian pelindung di sebuah stadion di Wuhan, yang diubah jadi rumah sakit darurat untuk merawat pasien virus corona, Rabu (27/2/2020). CHINA DAILYTenaga medis berjalan dengan pakaian pelindung di sebuah stadion di Wuhan, yang diubah jadi rumah sakit darurat untuk merawat pasien virus corona, Rabu (27/2/2020).

WUHAN, KOMPAS.com - Virus corona Covid-19 benar-benar membuat warga Wuhan serba susah. Untuk makan saja, mereka harus selektif memilih makanan yang tidak busuk.

Kisah pilu warga Wuhan ini diungkap oleh AFP Jumat (28/2/2020). Di pinggiran Kota Wuhan, kualitas makanan tidak baik dan harganya bikin geleng-geleng kepala.

"Di lingkungan tempat saya tinggal, kenyataannya benar-benar mengerikan," kata David Dai, yang berdomisili di pinggiran Wuhan.

Lebih lanjut, keluarga dari perempuan berusia 49 tahun ini harus benar-benar bergantung pada diri mereka sendiri.

Untuk stok bahan makanan, mereka telah mengeringkan dan menyimpan kulit lobak sebagai tambahan nutrisi di makanan.

Baca juga: Lahir di Wuhan, Bintang Film Mulan Ini Berharap Terjadi Keajaiban Terkait Virus Corona

Meski kompleks apartemennya sudah memiliki kelompok pembelian, Dai mengatakan penduduk setempat tidak puas dengan harga dan kualitas makanan yang beredar.

"Banyak tomat, banyak bawang, mereka sudah busuk," katanya pada AFP. Dai juga mengatakan lebih dari sepertiga makanan harus dibuang karena tidak layak dikonsumsi.

Kelompok pembelian merupakan grup obrolan yang dibentuk untuk membeli makanan dan keperluan sehari-hari di Wuhan. Mereka melakukannya via aplikasi WeChat.

Di Wuhan, diberlakukan pembatasan untuk pengiriman barang-barang belanjaan dari supermarket, termasuk makanan.

Masing-masing supermarket memiliki harga dan ketentuan masing-masing, untuk paket pembelian barang dalam jumlah besar.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisinya Memburuk karena Covid-19, PM Inggris Boris Johnson Dirawat Intensif

Kondisinya Memburuk karena Covid-19, PM Inggris Boris Johnson Dirawat Intensif

Global
[POPULER GLOBAL] Jepang Umumkan Darurat Nasional Virus Corona | Angka Kematian di Spanyol Terus Turun

[POPULER GLOBAL] Jepang Umumkan Darurat Nasional Virus Corona | Angka Kematian di Spanyol Terus Turun

Global
Daripada 'Nganggur', Pesawat di Inggris Diusulkan Jadi RS Darurat

Daripada "Nganggur", Pesawat di Inggris Diusulkan Jadi RS Darurat

Global
Protes Kekurangan APD, Dokter dan Staf Medis Pakistan Bentrok dengan Polisi

Protes Kekurangan APD, Dokter dan Staf Medis Pakistan Bentrok dengan Polisi

Global
Di Tengah Wabah Covid-19, Pemerintah Jerman Izinkan Azan Berkumandang di Masjid

Di Tengah Wabah Covid-19, Pemerintah Jerman Izinkan Azan Berkumandang di Masjid

Global
Iran Tak Akan Pernah Minta Bantuan AS Atasi Virus Corona

Iran Tak Akan Pernah Minta Bantuan AS Atasi Virus Corona

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Donald Trump, dari Pebisnis sampai Jadi Presiden Amerika Serikat

[Biografi Tokoh Dunia] Donald Trump, dari Pebisnis sampai Jadi Presiden Amerika Serikat

Global
Bukan Lockdown, Inilah Gambaran Lengkap Darurat Nasional di Jepang

Bukan Lockdown, Inilah Gambaran Lengkap Darurat Nasional di Jepang

Global
Langgar Aturan Lockdown, Pasangan Baru Menikah Ini Digelandang ke Kantor Polisi

Langgar Aturan Lockdown, Pasangan Baru Menikah Ini Digelandang ke Kantor Polisi

Global
Jokowi hingga Trump, Ini Ucapan Kontroversial Para Pemimpin Dunia soal Virus Corona

Jokowi hingga Trump, Ini Ucapan Kontroversial Para Pemimpin Dunia soal Virus Corona

Global
Kabar Baik, Angka Kematian Virus Corona di Spanyol Turun 4 Hari Beruntun

Kabar Baik, Angka Kematian Virus Corona di Spanyol Turun 4 Hari Beruntun

Global
Antisipasi Virus Corona di Kanada, KJRI Vancouver Terapkan 7 Kebijakan

Antisipasi Virus Corona di Kanada, KJRI Vancouver Terapkan 7 Kebijakan

Global
[Kabar Baik di Tengah Wabah Corona] Insinyur Mercedes F1 Bikin Alat Bantu Pernapasan Sampai Nenek Tertua di Dunia yang Selamat

[Kabar Baik di Tengah Wabah Corona] Insinyur Mercedes F1 Bikin Alat Bantu Pernapasan Sampai Nenek Tertua di Dunia yang Selamat

Global
Momen Langka, Inilah 4 Pidato Kenegaraan Ratu Elizabeth II Selama 68 Tahun Bertakhta

Momen Langka, Inilah 4 Pidato Kenegaraan Ratu Elizabeth II Selama 68 Tahun Bertakhta

Global
Meski Terinfeksi Virus Corona, PM Inggris Boris Johnson Tetap Bekerja Keras

Meski Terinfeksi Virus Corona, PM Inggris Boris Johnson Tetap Bekerja Keras

Global
komentar
Close Ads X