Kompas.com - 25/04/2021, 17:09 WIB
Aneka kue kering. DOK. SHUTTERSTOCKAneka kue kering.


KOMPAS.com – Perhatikan cara membuat kue kering Lebaran agar hasilnya renyah dan tidak keras.

Bagi kamu yang membuat kue kering sendiri di rumah, mungkin akan mengalami beberapa tantangan.

Namun, tak perlu khawatir, kamu bisa menghindari faktor yang sering bikin kue kering gagal dari koki profesional.

Baca juga: 10 Tips Membuat Nastar dan Kue Kering Lain Pakai Oven Anti Gagal

1. Penimbangan yang kurang teliti

Menurut Head Pastry Chef of Beau Bakery Arief Maulana Ikhsan, salah satu faktor yang sering bikin kue kering gagal adalah proses penimbangan bahan yang kurang teliti.

Membuat kue kering memang harus tepat dari segi pengukuran bahan.

Jadi pastikan kamu benar-benar mengikuti resepnya. Jika tidak, maka adonan akan kurang seimbang dan banyak kegagalan yang mungkin terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlalu banyak telur misalnya, bisa membuat adonan kurang bisa terbentuk.

Terlalu banyak gula sehingga kue kering gampang gosong dan terlalu manis atau tau terlalu banyak terigu sehingga kue kering keras.

2. Terlalu banyak telur

Sesudah didinginkan, adonan kue kering bisa dicetakUnsplash/Kari Shea Sesudah didinginkan, adonan kue kering bisa dicetak

Pastry Chef Disy Ery Braswito mengatakan untuk hati-hati dalam penggunaan telur.

Jangan gunakan terlalu banyak telur pada kue kering karena akan membuat adonan sulit mempertahankan bentuknya.

Baca juga: Jangan Pakai Terlalu Banyak Telur, Bikin Nastar Cepat Hancur

3. Penggunaan tepung terigu

Untuk tepung terigu, sebaiknya gunakan tepung terigu protein rendah. Gunanya agar kue renyah tapi tidak keras.

Baca juga: Jenis Tepung Terigu untuk Kue Kering, Penting agar Kue Tidak Keras

 

Pasalnya, semakin rendah kandungan protein dalam tepung maka akan membuat kue semakin renyah tanpa jadi keras.

Untuk beberapa jenis kue, seperti nastar dan putri salju kamu bisa menambahkan tepung maizena ke dalam adonan.

Tepung maizena berfungsi untuk mengikis jumlah protein dalam tepung hingga hampir habis.

Dengan begitu, jumlah protein akan semakin sedikit. Maka kue pun akan bisa jadi semakin renyah tanpa jadi keras.

Baca juga: Apa Fungsi Tepung Maizena pada Nastar dan Kue Kering Lain?

Ilustrasi kue putri saljudok. shutterstock/Edgunn Ilustrasi kue putri salju

4. Pengadukan tidak sempurna

Proses pengadukan yang tidak sempurna juga bisa membuat kue kering gagal. Pastikan gula dan mentega atau margarin telah diaduk hingga benar-benar larut sempurna. Jangan ada gumpalan di dalam adonan.

Gumpalan bisa terjadi jika suhu telur dan mentega berbeda satu sama lain.

Jika telur suhunya dingin dan mentega ada di suhu ruang, maka ketika diaduk mentega bisa saja kembali ke suhu dingin dan menghambat pencampuran adonan.

Biarkan dulu mentega melembut di suhu ruang dan keluarkan telur dari kulkas beberapa saat sebelum dicampur dalam adonan.

Baca juga: Adonan Menggumpal Bikin Nastar Gagal, Sebaiknya Bagaimana?

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X