Kompas.com - 17/04/2021, 21:16 WIB
Ilustrasi singkong, bahan utama coto manggala dari Pangkalan Bun. SHUTTERSTOCK/WAWAN CAHYANAIlustrasi singkong, bahan utama coto manggala dari Pangkalan Bun.

KOMPAS.com - Singkong merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang paling mudah ditemukan. Saat pergi ke pasar, singkong akan terpampang bersama jenis umbi lainnya.

Tanaman ubi kayu ini banyak digunakan sebagai bahan baku dan bahan tambahan membuat kue Indonesia. Namun, tidak semua singkong bagus dimasak misalnya jadi kolak.

Simak cara memilih singkong yang cocok untuk kolak menurut Haji Rudi, penjual singkong di Pasar Parung, Jawa Barat, saat dihubungi oleh Kompas.com pada Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Resep Singkong Thailand Empuk, Camilan Praktis Cukup Direbus

Ilustrasi kolak banyumasEdgunn/shutterstock Ilustrasi kolak banyumas

1. Tau asal singkong

Rudi menuturkan penting untuk mengetahui di daerah mana singkong ditanam. Karena, kondisi tanah memengaruhi kualitas singkong yang akan dipanen.

“Harusnya dia (singkong) yang bagus untuk kolak adalah singkong dari Sukabumi,” ujar Rudi.

Menurutnya, singkong sukabumi memiliki tekstur lebih lembut saat dimasak, khususnya untuk kolak. Selain lembut, singkong sukabumi juga akan mekar saat dimasak.

Baca juga: Resep Getuk Goreng, Camilan Manis dari Singkong untuk Minum Kopi

2. Lihat kulitnya

ilustrasi singkongPIXABAY/BRETT_HONDOW ilustrasi singkong

Tanpa merusak singkong, kamu dapat memilih singkong berkualitas hanya dengan melihat kulitnya.

“Lihat kulitnya, singkong yang kulitnya ada semacam 'sisik buaya' itu bagus,” tutur

Pria yang telah menjadi pedagang singkong selama tujuh tahun tersebut mengatakan bahwa  singkong berkulit seperti 'sisik buaya' cocok untuk diolah sebagai kudapan seperti kolak.

3. Jangan membeli singkong yang ujungnya berwarna hitam

Resep singkong thailand. Dok. Sajian Sedap Resep singkong thailand.

Singkong berkualitas bagus hanya bertahan selama tiga hari di luar ruangan. Setelah tiga hari, singkong akan memperlihatkan tanda kerusakan, salah satunya berwarna hitam.

Menurut Rudi, ujung singkong berwarna hitam menunjukkan kualitas singkong yang sudah tak layak digunakan sebagai bahan membuat kolak.

Baca juga: Resep Jemblem, Gorengan Manis dari Singkong



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X