Kompas.com - 01/02/2021, 10:03 WIB
Ilustrasi buncis. pixabay.com/CcongerdesignIlustrasi buncis.
Penulis Lea Lyliana
|

KOMPAS.com - Ada tiga jenis sayur buncis yang biasa dijual di pasaran yakni bunci segar, buncis kalengan, dan buncis beku

Ketiganya dapat digunakan untuk memasak, tetapi ada metode masak tertentu yang dianjurkan untuk mengolahnya. 

Lantas bagaimana atau kapan baiknya memasak dengan menggunakan buncis segar, buncis kalengan, dan buncis beku?

Berikut ulasannya melansir dari laman Serious Eats dan The Spurce Eats. 

Baca juga: 4 Cara Pilih Buncis Bagus untuk Masakan, Hindari yang Berbintik

Buncis segar

Ilustrasi tumis buncis Kristina Ismulyani / shutterstock Ilustrasi tumis buncis

Buncis segar harus segera dimasak setelah dibeli, karena buncis yang sudah mengering akan berkurang seratnya. 

Baiknya gunakan buncis segar untuk memasak hidangan yang bahan utamanya memanglah buncis, misalnya tumisan atau buncis bumbu kuning. 

Saat membeli, pilihlah buncis yang teksturnya keras tidak berbintik, dan patah saat ditekuk. 

Sebelum dimasak, ujung buncis harus dipotong terlebih dulu. Serat di sepanjang tepinya juga harus dihilangkan supaya tidak mengganggu saat dimakan.

Kamu juga dapat memotongnya lebih pendek agar mudah diolah. 

Baca juga: 3 Jenis Buncis dan Karakter Rasanya, Kacang Buncis sampai Kapri

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X