Tips Hemat Gas dan Tenaga untuk Masak di Rumah Selama Pandemi

Kompas.com - 20/07/2020, 20:03 WIB
Ilustrasi memasak chabybuckoIlustrasi memasak


KOMPAS.com – Pada masa pandemi, mungkin banyak ibu-ibu rumah tangga yang mengeluhkan penggunaan gas terlampau boros. Belum lagi rasa lelah karena harus terus memasak. 

Ada beberapa cara yang mungkin bisa kamu coba untuk menghemat penggunaan gas dan tenaga untuk memasak.

Baca juga: Masak Rawon di Rumah, Apa Saja Tips Agar Rasa Maksimal?

Executive Chef Aprez Catering by Amuz Group, Stefu Santoso yang menjadi narasumber dalam acara Beranda Pak RT: Memasak Hemat Gas yang tayang pada Senin (20/7/2020) di TVRI menyarankan untuk membeli bumbu jadi yang biasa dijual di pasar.

“Daripada kita bikin bumbu, lebih baik beli bumbu jadi. Karena tidak ada proses memasak bumbu sampai matang, jagi lebih irit,” kata Chef Stefu.

Ilustrasi bumbuShutterstock Ilustrasi bumbu

“Biasanya kita kan memasak bumbu dulu sampai matang. Nah ini kita kan memotong proses. Kita enggak perlu memasak pakai gas lagi untuk mematangkan bumbu,” sambung dia.

Dengan membeli bumbu jadi di pasar, kamu bisa langsung mencampurkan aneka bahan makanan dengan bumbu.

Baca juga: Sarapan Sederhana Tanpa Masak, Resep Smoothie Pisang dan Stroberi

Alhasil gas pun akan jadi lebih hemat, serta waktu memasak yang terpotong karena kamu tak perlu membersihkan, mengupas, dan memasak bumbu dasar terlebih dahulu.

Selain menggunakan bumbu jadi, kamu juga bisa mengurangi jumlah berapa kali kamu memasak dalam sehari.

Ilustrasi memasak Ilustrasi memasak

Misalnya, setiap hari kamu biasanya harus memasak sekitar 2-3 kali setiap mau makan.

Kamu bisa mengakalinya dengan hanya memasak satu kali saja di pagi hari agar tidak ada penggunaan gas berkali lipat dalam sehari.

Caranya, kamu bisa memasak berbagai bahan makanan menggunakan bumbu dasar yang sama.

Baca juga: Masak Apa Hari Ini? Coba Resep Nasi Kuning Rice Cooker

“Prinsipnya kalau mau hemat selama covid, satu itu masak sekali aja. Masak agak banyak kemudian kita simpan di kulkas atau kita bekukan," jelas Setfu.

"Bagi yang mau hemat, beli aja di pasar. Beli bumbunya saja karena hasil makanan akan tergantung pada hasil akhir bukan bumbunya. Karena kan ditambah air, kecap nantinya. Jadi kita bisa hemat gas,” pungkas Stefu. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X