Makan Mie Ayam Marta di Mal, Tamu Boleh Bayar Seikhlasnya untuk Amal

Kompas.com - 19/07/2020, 17:01 WIB
Mie Ayam Marta yang mengajak konsumen bayar mi ayam seikhlasnya untuk amal. Dok. Mie Ayam MartaMie Ayam Marta yang mengajak konsumen bayar mi ayam seikhlasnya untuk amal.

KOMPAS.com - Makan mi ayam di mal cenderung lebih mahal ketimbang di kedai luar mal. Namun di kedai mi ayam satu ini kamu boleh bayar sesukanya.

Syaratnya ikhlas, karena uang yang kamu bayarkan disumbangkan untuk amal.

Konsep makan bayar seikhlasnya ini dilakukan di Mie Ayam Marta yang berlokasi di Mal Lotte Mart Fatmawati Lantai Dasar.

Baca juga: Tren Kafe Bus di Indonesia, Hasil Kreativitas Pelaku Wisata di Tengah Pandemi

Unggahan @restuzr1 tak lain pemilik Mie Ayam Marta sempat viral di Twitter, dengan spanduk yang bertuliskan "Mie Ayam Marta, Makan Mie Ayam Bayar Seikhlasnya. Silahkan langsung masukkan kotak amal tidak ada kasir,"

Di spanduk tersebut juga dituliskan dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberdayakan perempuan kepala keluarga kaum duafa dan memberikan pelatihan kepada anak putus sekolah.

"Sebelum pandemi, Mie Ayam Marta di komersilkan. Setelah covid, saya memutuskan untuk bayar seikhlasnya," kata Pemilik Mie Ayam Marta, Restu Zulfikar dihubungi Kompas.com, Minggu (19/7/2020).

Restu menceritakan keputusan untuk mengubah konsep bayar di kedai mi ayamnya tak serta merta.

Baca juga: Apa Itu Cloud Kitchen, Konsep Bisnis Kuliner yang Marak Saat Pandemi

Saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ada beberapa orang yang datang ke kedai Mie Ayam Marta dan bertanya, "Saya punya uang segini, bisa beli makanan gak di sini?"

"Berangkat dari alasan itu saya merasa harus buka lagi mie ayam ini dengan bayar seikhlasnya, agar semua yang terdampak tetap bisa makan," jelas Restu.

Restu mengatakan ia bersyukur masih diberikan rezeki oleh Tuhan dari unit bisnis lain. Keuntungan dari unit bisnis lain itu yang ia sisihkan untuk modal bahan baku mi ayam.

Setelah unggahannya di Twitter yang mengajak orang makan di kedainya viral, ia mengaku kedai Mi Ayam Marta jadi bertambah ramai.

Baca juga: Tips Memulai Bisnis Makanan dan Minuman di Masa Pandemi

"Allhamdulilah, banyak sekali orang baik yang datang, setelah viral saya sediakan lebih kurang 100 porsi selalu habis sebelum jam tutup resto," kata Restu.

Ia berencana akan terus melanjutkan program makan bayar seikhlasnya sampai waktu yang belum ditentukan.

"Insyaallah akan terus berlanjut selama saya masih bisa memberikan manfaat ke orang lain," kata Restu.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X