Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/12/2022, 18:12 WIB
|

KOMPAS.com - Banyak jurusan di pendidikan vokasi yang menawarkan prospek kerja menjanjikan bagi lulusannya. Salah satunya menjadi seorang fisioterapis olahraga.

Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu. Meliputi program pendidikan Diploma 1 (D1), Diploma 2 (D2), Diploma 3 (D3) dan Diploma 4 (D4).

Lalu apa sebenarnya profesi fisioterapis olahraga?

Menurut dosen Program Studi Fisioterapi Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Lucky Anggiat seperti dilansir dari akun Instagram Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Ditjen Vokasi Kemendikbud Ristek), Selasa (6/12/2022) menerangkan serba-serbi tentang profesi fisioterapis olahraga.

Baca juga: Jurusan Kuliah Seni Tari, Prospek Kerja dan Kisaran Gajinya

Profesi fisioterapis olahraga

Fisioterapis olahraga adalah tenaga kesehatan yang melaksanakan pelayanan kesehatan untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak serta fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan dengan menggunakan penanganan manual.

Selain itu juga dengan menggunakan peningkatan gerak, peralatan berupa fisik, elektroterapetis dan mekanis, pelatihan fungsi dan komunikasi.

Profesi fisioterapis olahraga tentunya berbeda dengan fisioterapis umum yang punya tugas mengembalikan kondisi pasien hingga dapat melakukan aktivitas normal. Seperti duduk, berdiri dan berjalan.

Fisioterapis olahraga harus berusaha mengembalikan kemampuan berolahraga pasiennya. Seperti melompat, berlari bahkan hingga mampu kembali berkompetisi.

Baca juga: Pilih Jurusan Kedokteran di SNBP 2023? Cek Mata Pelajaran Pendukungnya

Prospek kerja fisioterapis olahraga

Calon mahasiswa yang tertarik bekerja menjadi fisioterapis olahraga dapat bekerja di klinik yang menyediakan fasilitas fisioterapis bagi atlet.

Selain itu prospek kerja profesi ini semakin besar karena sudah ada regulasi yang mewajibkan klub-klub sepak bola nasional di liga 1 dan liga 2 untuk memiliki tim medis yang terdiri atas fisioterapis.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+