Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gempa Cianjur, Save The Children Tangani Hak Pendidikan Anak di Situasi Darurat

Kompas.com - 28/11/2022, 09:29 WIB
|

KOMPAS.com - Bencana alam gempa Cianjur minggu lalu membawa duka bagi bangsa Indonesia. Dari ratusan korban jiwa, ada puluhan siswa yang turut menjadi korban meninggal dunia.

Data dari Pemerintah Kabupaten Cianjur Jawa Barat melaporkan ada sebanyak 42 siswa/murid serta 10 guru yang meninggal dunia akibat gempa Cianjur.

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur terpaksa menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar karena status tanggap darurat bencana.

Sebab, ada tantangan yang besar terkait tempat belajar, dan aspek psikologis siswa serta guru.

Baca juga: Prevalensi Tinggi, Save The Children Ajak 700 Anak Tingkatkan Kesehatan Gigi dan Mulut

Beri ruang belajar sementara bagi anak-anak

Terkait hal itu, Save the Children Indonesia bersama dengan klaster pendidikan Cianjur melakukan pendataan dengan mengidentifikasi anak dan guru yang terdampak, termasuk kondisi sarana dan prasarana sekolah.

Hal ini menjadi penting untuk dapat memastikan penyaluran bantuan yang merata dan juga tepat sasaran, serta dapat segera memberikan layanan dukungan psikososial untuk membantu memulihkan aspek psikis anak, orangtua dan guru yang terdampak.

Tak hanya itu, Save the Children Indonesia juga menyediakan tenda untuk dijadikan sebagai ruang belajar sementara yang aman dan nyaman untuk anak-anak.

Menurut Imelda Usnadibrata selaku Head of Education - Save the Children Indonesia, pendidikan adalah salah satu hak anak yang harus dipenuhi apapun situasinya termasuk dalam situasi darurat.

Baca juga: Save The Children Ajak Anak Muda Yogyakarta Bersih-bersih di Kali Code

Seperti di Cianjur, anak-anak penting untuk segera mendapatkan layanan dukungan psikososial dimana ini adalah termasuk dalam unsur pendidikan pada situasi darurat.

"Tujuan utama adalah memastikan anak-anak dapat mengatasi rasa khawatir, takut, cemas dan tentunya dengan bertemu teman serta guru mereka akan senang kembali belajar dan bersekolah," ujar Imelda dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/11/2022).

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+