Kompas.com - 07/05/2022, 13:50 WIB

 

KOMPAS.com - Orangtua, kini tetaplah waspada akan hepatitis akut yang mulai menyerang anak-anak.

Kementerian Kesehatan telah meningkatkan kewaspadaan dalam dua pekan terakhir setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus Hepatitis Akut yang menyerang Anak Usia Dini (AUD) umur 11 bulan hingga 5 tahun di 20 negara Eropa, Amerika dan Asia.

Hingga kasus ini merebak, belum diketahui penyebabnya sejak 15 April 2022. Kewaspadaan tersebut meningkat setelah tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta dengan dugaan Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya meninggal dunia, dalam kurun waktu yang berbeda dengan rentang dua minggu terakhir hingga 30 April 2022.

Baca juga: 5 Cara Menentukan Jumlah Uang Jajan Anak SD-SMA Menurut Ahli

Ketiga pasien ini merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Gejala atau ciri-ciri hepatitis akut

Saat ini, Kementerian Kesehatan RI sedang berupaya untuk melakukan investigasi penyebab kejadian hepatitis akut ini melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap.

Gejala yang ditengarai merupakan tanda awal hepatitis akut, bisa berupa mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang dan penurunan kesadaran.

Dinas kesehatan Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan penyelidikan epidemiologi lebih lanjut.

“Selama masa investigasi, kami menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang. Lakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit serta tetap melaksanakan protokol kesehatan,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, dilansir dari laman Paudpedia.

Baca juga: Orangtua, Ini Dampak Bila Sering Memarahi Anak Saat Belajar

Untuk itu, orangtua perlu mengecek secara berkala apa saja ciri-ciri anak yang terkena hepatitis akut. Di antaranya, sebagai berikut:

  1. Gejala kuning
  2. Sakit perut
  3. Muntah-muntah dan diare mendadak
  4. Buang air kecil berwarna teh tua
  5. Buang air besar berwarna pucat
  6. Kejang
  7. Penurunan kesadaran

Jika anak-anak mengalami tanda di atas, segera periksakan anak ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.