Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kuota PPDB 2024 Jalur Zonasi, Afirmasi dan Perpindahan SD, SMP, SMA

Kompas.com - 06/05/2024, 18:54 WIB
Sania Mashabi,
Mahar Prastiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 jenjang SD, SMP, dan SMA akan dimulai pada Mei hingga Juli 2024.

Salah satu jalur PPDB yang banyak ditempuh para calon siswa baru adalah jalur zonasi, di mana sekolah memprioritaskan pendaftar dari wilayah terdekat dari lokasi sekolah.

Setiap sekolah yang menyelenggarakan PPDB jalur zonasi akan memiliki kuota penerimaan siswa tersendiri dan sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbud Ristek) Nomor 1 Tahun 2021.

Sebagai persiapan mendaftar PPDB, ada baiknya siswa dan orangtua mengetahui besaran kuota setiap jenjang sekolah di PPDB 2024:

Baca juga: Bolehkah Anak Usia di Bawah 7 Tahun Daftar PPDB SD 2024?

Kuota PPDB 2024

1. Jalur zonasi

  • Jalur zonasi SD paling sedikit 70 persen dari daya tampung sekolah
  • Jalur zonasi SMP paling sedikit 50 persen dari daya tampung sekolah, dan
  • Jalur zonasi SMA paling sedikit 50 persen dari daya tampung sekolah.

2. Jalur afirmasi

  • Jalur afirmasi paling sedikit 15 persen dari daya tampung sekolah.

3. Jalur perpindahan tugas orangtua/wali paling banyak 5 persen dari daya tampung sekolah.

4. Dalam hal masih terdapat sisa kuota dari jalur pendaftaran Pemerintah Daerah (Pemda) dapat membuka jalur prestasi.

Adapun dalam aturan jalur zonasi ini, besaran daya tampung akan diatur oleh Pemda setempat.

Bahkan Pemda boleh memberikan lebih besar kuota daya tampung setelah melakukan penghitungan jumlah daya tampung dan proyeksi calon peserta didik.

Baca juga: Aturan Jarak Rumah ke Sekolah di Jalur Zonasi PPDB 2024

Aturan jarak zonasi

1. Jenjang SD

Seleksi jalur zonasi dan jalur perpindahan tugas orangtua/wali untuk calon peserta didik baru kelas 1 SD mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sebagai berikut:

Usia Jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah dalam wilayah zonasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah kabupaten/kota.

2. Jenjang SMP, SMA, dan SMK

Seleksi jalur zonasi untuk calon peserta didik baru kelas 7 SMP dan kelas 10 SMA dilakukan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah dalam wilayah zonasi yang ditetapkan.

Baca juga: Mendikbud: Sistem Zonasi di PPDB Harus Dipertahankan

Jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah sama, maka seleksi untuk pemenuhan kuota/daya tampung terakhir menggunakan usia peserta didik yang lebih tua berdasarkan akta kelahiran atau surat keterangan lahir.

SMK dapat memprioritaskan calon peserta didik yang berdomisili terdekat dengan sekolah paling banyak 10 persen dari daya tampung sekolah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com