Kompas.com - 28/07/2021, 18:14 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan terkait penerapan PPKM di Istana Merdeka, Jakarta,  Minggu (25/7/2021). Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 dengan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap. ANTARA FOTO/Biro Pers - Setpres/hma/rwa BIRO PERS SETPRES/Hafidz Mubarak APresiden Joko Widodo menyampaikan keterangan terkait penerapan PPKM di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/7/2021). Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 dengan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap. ANTARA FOTO/Biro Pers - Setpres/hma/rwa
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau para rektor semua perguruan tinggi di Indonesia bisa memberikan bobot satuan kredit semester (SKS) yang lebih besar untuk mahasiswa belajar ke dunia industri.

Jokowi mengaku, pandemi Covid-19 dan perkembangan revolusi industri 4.0 harus diimbangi dengan memperkuat edutech institutions.

Baca juga: 20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Rank 2021

Teknologi paling mendasar saat ini adalah pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital.

Dia menyatakan, digital learning bukan hanya digunakan untuk memfasilitasi proses pembelajaran antardosen dan mahasiswa.

Namun, yang paling penting adalah memfasilitasi mahasiswa belajar ke siapa saja, di mana pun, dan tentang apa saja.

"Terutama pembelajaran dari para praktisi termasuk pelaku industri, ini sangat penting untuk difasilitasi," ucap Jokowi saat acara Forum Rektor Indonesia 2021, seperti melansir laman IPB, Rabu (28/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menyebutkan, eksposur mahasiswa dan dosen pada industri dan teknologi di masa depan harus ditingkatkan.

"Pengajar dan mentor dari pelaku industri, magang mahasiswa ke dunia industri, bahkan industri sebagai tenant dalam kampus harus ditambah. Termasuk organisasi, praktisi lainnya juga harus diajak berkolaborasi," jelas dia.

Baca juga: ITS Posisi 3 Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2021

Dia melanjutkan, mahasiswa juga harus difasilitasi untuk mampu bersaing di pasar kerja yang semakin global.

"Harus mampu menjadi industri yang menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan status sosialnya dan menjadikan dirinya naik kelas," ungkap Jokowi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.