Kompas.com - 26/03/2021, 15:54 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim Dok. KemendikbudMenteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menegaskan perguruan tinggi tak boleh menolak mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Karena, bantuan yang diberikan saat ini kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah mencapai Rp 12 juta per semester.

Baca juga: Mendikbud: 3 Batas Waktu KIP Kuliah Guna Dapat Dana hingga Rp 12 juta

"Tidak ada alasan, tidak memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa yang kurang mampu untuk bisa ke prodi yang mereka mau," ucap Nadiem secara daring, Jumat (26/3/2021).

Dia mengaku, selama ini banyak kampus masih tidak mau menerima mahasiswa dengan KIP Kuliah.

Hal itu karena bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang disediakan hanya Rp 2,4 juta per semester.

Jadi, bilang dia, dana sebesar itu dinilai tidak cukup untuk membiayai kuliah mahasiswa.

Dengan besaran dana KIP Kuliah yang meningkat di tahun ini, maka mahasiswa tidak perlu ragu lagi untuk memanfaatkan program KIP Kuliah.

Begitu juga untuk kampus, maka jangan ragu lagi untuk menerima mahasiswa yang memegang KIP Kuliah.

"Tidak perlu khawatir lagi pimpinan perguruan tinggi, karena mahasiswa KIP Kuliah sudah bisa menerima dana hingga Rp 12 juta," tegasnya.

Dia juga berharap kepada pimpinan perguruan tinggi untuk terus mensosialisasikan KIP Kuliah kepada siswa atau siswi yang kurang mampu.

Baca juga: Selama 10 Tahun, Penerima KIP Kuliah Capai 852.445 Orang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X