Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Kelola Uang KIP Kuliah ala Mahasiswa Unair, Jangan Pegang ATM

Kompas.com - 04/05/2024, 15:43 WIB
Sania Mashabi,
Mahar Prastiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah menjadi salah satu bantuan pendidikan yang banyak diminati mahasiswa untuk menunjang biaya kuliahnya.

Sebab, KIP Kuliah menyediakan bantuan biaya hidup untuk para mahasiswa penerima yamg dberikan berdasarkan 5 klaster, yaitu:

Klaster 1: Rp 800.000

Klaster 2: Rp 950.000

Klaster 3: Rp 1.100.000

Klaster 4: Rp 1.250.000, dan

Klaster 5: Rp 1.400.000

Baca juga: Staf Mendikbud: Penerima PIP Dikdasmen Harus Diprioritaskan Dapat KIP Kuliah

Namun ternyata banyak mahasiswa yang belum bisa mengatur uang yang didapatkan dari KIP Kuliah sehingga tak jarang mahasiswa masih merasa kekurangan.

Jika ingin belajar mengatur dana bantuan KIP Kuliah, kamu bisa belajar dari alumnus mahasiswa penerima KIP Kuliah dari Universitas Airlangga (Unair) Putri Mardhotillah.

Tips mengelola dana KIP Kuliah

Putri adalah lulusan Unair periode wisuda 241 Tahun 2024. Menurut Putri untuk mengelola keuangan KIP kamu perlu memiliki prinsip selalu menggunakan uang untuk kebutuhan primer.

"Sehingga jika memang sangat perlu baru saya akan menggunakan dana KIP Kuliah saya," kata Putri dikutip dari laman resmi Unair (4/5/2024).

Baca juga: Pendaftar KIP Kuliah Diharapkan Ambil Program Studi Terakreditasi Unggul

Saat mengelola keuangannya, Putri mengusahakan memiliki rekening bank terpisah satu untuk pribadi dan satu lagi khusus KIP Kuliah.

Selain itu, Putri juga memilih tidak mencetak kartu ATM untuk meminimalisir pengambilan uang KIP Kuliah.

Putri juga mengaku tidak pernah mengalami kendala selama penerimaan dana bantuan KIP Kuliah.

Baca juga: Viral Mahasiswa KIP Kuliah Bergaya Hidup Mewah, Kemendikbud Jelaskan Aturannya

Ia pun mengingatkan semua mahasiswa utamanya dari Unair yang ingin mendaftar beasiswa KIP Kuliah untuk menggunakan dananya dengan bijaksana.

"Gunakan dana beasiswa dengan bijaksana," tutup Putri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com