Kompas.com - 11/02/2021, 19:28 WIB
Ilustrasi anak-anak di sekolah. PA MEDIA via BBC INDONESIAIlustrasi anak-anak di sekolah.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengaku sekolah tetap harus meningkatkan ketakwaan siswa dalam proses belajar.

Itu menyusul diterbitkannya SKB 3 Menteri terkait aturan pakaian seragam keagamaan di sekolah negeri.

Baca juga: Ada yang Tolak SKB 3 Menteri, Kemendikbud: Kami Hormati

Meski begitu, sekolah juga tidak boleh memaksakan siswanya untuk menggunakan seragam keagamaan tertentu.

"Meski sekolah harus tingkatkan ketakwaan siswa, tapi tidak boleh mewajibkan seragam keagamaan tertentu," ucap Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud, Jumeri secara daring, Kamis (11/2/2021).

SKB 3 Menteri, kata Jumeri, mengajari siswa harus saling toleransi.

Karena di dalam sekolah negeri, banyak siswa yang berasal dari banyak ras, suku, dan agama.

Maka dari itu, dia berharap sekolah bisa mengajarkan indahnya perbedaan kepada para siswa.

"Karena ini aturan untuk sekolah negeri, maka sekolah negeri adalah sekolah yang milik bersama dan harus dimiliki oleh semua golongan," jelas Jumeri.

Baca juga: NU dan Muhammadiyah Dukung SKB 3 Menteri Terkait Seragam Keagamaan

Lanjut dia mengakui, bahwa SKB 3 Menteri tidak melarang siswa menggunakan jilbab atau kalung salib sebagai identitas agamanya.

"Jadi SKB 3 Menteri ini tak melarang siswa untuk mengenakan seragam karakter keagamaan yang dimiliki anak-anak. Tidak melarang," tegas dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X