Kompas.com - 15/12/2020, 15:07 WIB
Ilustrasi uang Dok. KredivoIlustrasi uang
Penulis Dian Ihsan
|

KOMPAS.com - Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag, M Zain menyatakan semua guru honorer Kemenag sudah bisa mencairkan dana subsidi gaji di akhir Desember 2020.

Besaran dana subsidi gaji yang diterima guru honorer adalah Rp 1,8 juta. Dana itu dipotong pajak penghasilan (PPh 21) sebesar 5 persen bagi guru yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sedangkan yang tidak memiliki kena potongan 6 persen.

Baca juga: Siap Cair, Guru Honorer Kemenag Bakal Terima Subsidi Gaji

"Program subsidi gaji telah dinanti banyak guru honorer di sekolah madrasah kita. Jadi jangan sampai tidak terserap, saya harap akhir Desember seluruh guru honorer telah menerima dan mencairkan," kata Zain melansir laman Kemenag, Selasa (15/12/2020).

Demi cepat terserap subsidi gaji, dia meminta kepada pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag agar terus mengingatkan guru honorer, bahwa rekening pencairan adalah rekening baru yang diberikan bank penyalur, yakni BRI dan BRI Syariah.

"Uangnya akan masuk ke rekening baru, bukan rekening lama mereka. Jadi harus disosialisasikan," ungkap dia.

Setidaknya ada sebanyak 636.381 guru honorer pada satuan Pendidikan Islam yang akan menerima subsidi gaji. Terdiri dari 542.901 guru honorer madrasah dan 93.480 guru honorer Pendidikan Agama Islam di sekolah umum.

Saat ini, kata Zain, guru honorer harus selalu memantau notifikasi yang muncul pada akun Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenag (Simpatika). Bila sudah ada notifikasi penetapan sebagai penerima, maka harus mencetak surat kelengkapan yang akan dibawa ke bank penyalur.

Tiga surat yang harus dicetak

Ada tiga surat yang harus dicetak oleh guru honorer setelah menerima notifikasi di Simpatika, yakni sebagai berikut:

  • Surat Keterangan Penerima BSU GBPNS 2020 yang ada di Simpatika.
  • Surat Pernyataan dan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang formatnya juga tersedia di Simpatika (ditandatangani dengan materai).
  • Surat Kuasa pembukaan dan penutupan rekening bank (ditandatangani tanpa materai).

Setelah mencetak, guru honorer penerima bantuan subsidi gaji bisa pergi ke bank penyalur. Setiap penerima harus membawa KTP, NPWP (jika punya), Surat Keterangan Penerima BSU GBPNS 2020, dan SPTJM yang sudah ditandatangani di atas meterai, dan Surat Kuasa pembukaan dan penutupan rekening bank.

Lalu, guru honorer mengisi formulir pembukaan buku rekening baru di BRI/BRI Syariah. Setelah selesai semua prosesnya, guru honorer akan menerima buku rekening dan kartu ATM baru dari BRI/BRI Syariah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X