Kompas.com - 10/10/2020, 22:57 WIB
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi. Dok. KemenagWakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi.

KOMPAS.com - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menyerahkan bantuan operasional kepada 1.945 lembaga pendidikan keagamaan Islam di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Jumat, 9 Oktober 2020.

Dari jumlah itu, kata dia, diberikan ke 1.342 Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), 192 Pondok Pesantren (Ponpes), dan 411 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) yang berada di Sulsel.

Baca juga: Wamenag: Santri Banyak Berkontribusi untuk Kemajuan Indonesia

"Proses belajar mengajar tidak boleh berhenti. Anak-anak kita berhak mendapat pendidikan yang baik. Anak-anak kita harus juga dipersiapkan menjadi generasi yang unggul, generasi yang berprestasi dalam rangka menghadapai tantangan era ke depan," ujar Wamenag Zainut dalam keterangan resminya, melansir laman Kemenag.go.id, Sabtu (10/10/2020).

Zainut menjelaskan, penyerahan bantuan secara simbolis diberikan kepada Ponpes DDI As Salman Allakuang di Kabupaten Sidrap, Ponpes Ash Shalihin di Kabupaten Gowa, MDT Geraldin Mallengkeri di Kota Makassar, MDT Bawapitu di Kabupaten Pangkep, TPQ Muwafaqatul Qurra di Kota Makassar dan TPQ Nurul Hikmah di Kabupaten Gowa.

Pada saat pembagian bantuan operasional, dia mengakui, bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir beserta kementerian lainnya untuk merumuskan proses belajar mengajar di pandemi covid-19 bisa berjalan dengan baik.

Proses fasilitasi, lanjut dia, sedang diupayakan untuk diberikan kepada semua yang terlibat dalam proses pendidikan, baik siswa, guru, orang tua maupun tenaga kependidikan. Adapun tingkat pendidikannya, mulai dari Raudhatul Athfal (RA) hingga perguruan tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemerintah benar-benar serius menghadapi situasi saat ini. Mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi bagian yang tidak boleh di lupakan, karena merupakan amanat konstitusi dan cita-cita para pendiri bangsa," tegas Zainut.

Baca juga: Kemenag: Satuan Pendidikan Islam Tetap Berlakukan Sistem PJJ

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel, Khaeroni menerangkan, perkembangan pendidikan di Sulsel berjalan baik di tengah pandemi Covid-19. Hal itu berkat pemanfaatan teknologi yang dilakukan oleh tenaga pendidik maupun peserta pendidik.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X