Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Viral E-KTP Bisa Munculkan Hologram Garuda, Ini Kata Pembuatnya

Kompas.com - 12/07/2022, 19:00 WIB
Retia Kartika Dewi,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Media sosial tengah diramaikan dengan adanya tampilan hologram bergambar Garuda Pancasila di belakang KTP elektronik pada Jumat (8/7/2022).

Informasi adanya hologram itu tercantum dalam unggahan video Reels Instagram dari akun berikut.

"Eh, beneran bisa dong," tulis pengunggah video.

Selain gambar Garuda Pancasila, pada video tersebut juga menampilkan keterangan mengenai bendera Merah Putih, dan peta NKRI.

Hingga Selasa (12/7/2022), video itu sudah ditonton sebanyak lebih dari 7 juta kali dan disukai lebih dari 48.000 kali oleh pengguna Instagram lainnya.

Baca juga: Viral, Video Munculnya Hologram di Belakang E-KTP, Ini Kata Dukcapil

Lalu, apakah fitur hologram tersebut dan bagaimana cara membuatnya?

Efek fitur Reels "E-KTP Project"

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, Budi Awaludin mengatakan bahwa gambar hologram yang muncul di bagian belakang e-KTP adalah fitur bernama "E-KTP Project" yang terdapat di Instagram.

"Itu fitur di Instagram. Ada fitur di IG namanya E-KTP Project," ujar Budi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (12/7/2022).

Ia menambahkan, fitur tersebut bukan buatan Pemerintah yang ada pada e-KTP, melainkan dibuat oleh masyarakat.

Mengenai maraknya penggunaan efek e-KTP Project, Budi mengatakan sejauh ini efek atau fitur tersebut masih dalam tahap aman. Ia pun mengatakan tidak ada masalah dengan hal tersebut.

Saat ditelusuri, fitur hologram e-KTP Project dibuat oleh akun Instagram Purpose Team Studio.

Baca juga: 6 Cara Cek E-KTP Online, NIK Terdaftar atau Tidak

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Bukan Segitiga Bermuda, Ini Jalur Laut Paling Berbahaya di Dunia

Bukan Segitiga Bermuda, Ini Jalur Laut Paling Berbahaya di Dunia

Tren
7 Pilihan Ikan Tinggi Fosfor, Sehatkan Tulang tapi Perlu Dibatasi Penderita Gangguan Ginjal

7 Pilihan Ikan Tinggi Fosfor, Sehatkan Tulang tapi Perlu Dibatasi Penderita Gangguan Ginjal

Tren
Film Vina dan Fenomena 'Crimetainment'

Film Vina dan Fenomena "Crimetainment"

Tren
5 Efek Samping Minum Kopi Susu Saat Perut Kosong di Pagi Hari

5 Efek Samping Minum Kopi Susu Saat Perut Kosong di Pagi Hari

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang 24-25 Mei 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang 24-25 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Pencairan Jaminan Pensiun Sebelum Waktunya | Prakiraan Cuaca BMKG 24-25 Mei

[POPULER TREN] Pencairan Jaminan Pensiun Sebelum Waktunya | Prakiraan Cuaca BMKG 24-25 Mei

Tren
Rumput Lapangan GBK Jelang Kualifikasi Piala Dunia usai Konser NCT Dream Disorot, Ini Kata Manajemen

Rumput Lapangan GBK Jelang Kualifikasi Piala Dunia usai Konser NCT Dream Disorot, Ini Kata Manajemen

Tren
Bukan UFO, Penampakan Pilar Cahaya di Langit Jepang Ternyata Isaribi Kochu, Apa Itu?

Bukan UFO, Penampakan Pilar Cahaya di Langit Jepang Ternyata Isaribi Kochu, Apa Itu?

Tren
5 Tokoh Terancam Ditangkap ICC Imbas Konflik Hamas-Israel, Ada Netanyahu

5 Tokoh Terancam Ditangkap ICC Imbas Konflik Hamas-Israel, Ada Netanyahu

Tren
Taspen Cairkan Gaji ke-13 mulai 3 Juni 2024, Berikut Cara Mengeceknya

Taspen Cairkan Gaji ke-13 mulai 3 Juni 2024, Berikut Cara Mengeceknya

Tren
Gaet Hampir 800.000 Penonton, Ini Sinopsis 'How to Make Millions Before Grandma Dies'

Gaet Hampir 800.000 Penonton, Ini Sinopsis "How to Make Millions Before Grandma Dies"

Tren
Ramai soal Jadwal KRL Berkurang saat Harpitnas Libur Panjang Waisak 2024, Ini Kata KAI Commuter

Ramai soal Jadwal KRL Berkurang saat Harpitnas Libur Panjang Waisak 2024, Ini Kata KAI Commuter

Tren
Simak, Ini Syarat Hewan Kurban untuk Idul Adha 2024

Simak, Ini Syarat Hewan Kurban untuk Idul Adha 2024

Tren
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY pada Akhir Mei 2024, Ini Wilayahnya

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY pada Akhir Mei 2024, Ini Wilayahnya

Tren
8 Bahaya Mencium Bayi, Bisa Picu Tuberkulosis dan Meningitis

8 Bahaya Mencium Bayi, Bisa Picu Tuberkulosis dan Meningitis

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com