Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

1.951 Hunian Bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru Dibangun

Kompas.com - 14/01/2022, 20:30 WIB
Ardiansyah Fadli,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meninjau lokasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban terdampak erupsi Gunung Semeru di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur, Jumat (14/01/2022). 

Erupsi Gunung Semeru terjadi pada Sabtu (4/12/2021) dengan mengeluarkan abu vulkanik hingga mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.

Ma'ruf mengatakan, bahwa proses pembangunan huntara bagi para pengungsi ke depan akan dilanjutkan dengan hunian tetap (huntap).

“Untuk itu, agar segera dipercepat pembangunannya, agar pengungsi secepatnya dapat menghuni,” kata Ma'ruf dalam keterangannya, Jumat (14/01/2022). 

Baca juga: Penyintas Gempa Sulteng Disediakan Lahan 922,93 Hektar untuk Hunian Tetap

Mar'uf memastikan masyarakat bisa menghuni hunian tetap sebelum Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022.

Sekjen PUPR Mohammad Zainal Fatah mengatakan, 1.951 unit huntara yang kemudian akan ditingkatkan lagi menjadi huntap ini dibangun di lahan Perhutani dengan luas 81,55 hektar.

Pembangunan huntara ditargetkan selesai dalam satu bulan, sedangkan pembangunan huntap yang akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR ditargetkan selesai sebelum fase transisi darurat berakhir atau pada 24 Maret 2022.

"Selain bangunan, dilengkapi juga fasilitas lain untuk mengakomodasi kegiatan sehari-hari warga seperti, fasilitas umum, masjid, sekolah, sarana olahraga, lapangan, Ruang Terbuka Hijau (RTH), pasar, dan tempat pemakaman," kata Fatah. 

Guna mendukungnya, akan dibangun instalasi air minum yang bersumber dari Kali Tunggeng dengan debit 10 liter per detik dan Hutan Bambu dengan debit 134 litet per detik.

Untuk prasarana sanitasi, dibangun Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

"Saat ini masih dilakukan tahap perencanaan dan land clearing. Konstruksi akan dimulai pada April 2022 dan ditargetkan selesai Oktober 2022," tutur dia. 

Huntara dibangun berukuran 4,8 meter x 6 meter berada di belakang dan menyatu dengan huntap. Adapun fasilitasnya berupa kamar tidur, ruang keluarga, kamar mandi.

Sedangkan untuk huntap dibangun Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa IV Kementerian PUPR dengan Teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) berukuran 6 meter x 6 meter dibangun pada tanah seluas 10 meter x14 meter untuk setiap Kepala Keluarga (KK).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com