Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Cegah Diabetes Keturunan, Apa yang Harus Dilakukan?

Kompas.com - 16/09/2022, 14:05 WIB
Nur Rohmi Aida,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

Sisa setengahnya merupakan kombinasi karbohidrat sederhana dari biji-bijian dengan protein.

Yang terpenting dalam upaya pencegahan ini adalah memahami benar risiko diri sendiri.

Apabila Anda memiliki orang tua atau saudara yang terkena diabetes dan Anda memiliki kelebihan berat badan, maka disarankan untuk melakukan tes diabetes secara rutin.

Sementara itu, jika memiliki berat badan normal, maka bisa melakukan pengujian rutin ketika mulai berusia 45 tahun.

Baca juga: Minuman Terbaik untuk Diabetes, Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi hingga 30 Persen

Cara cegah diabetes lainnya

Meskipun genetik bisa berperan dalam menyebabkan diabetes, namun ada sejumlah faktor risiko lain yang bisa menyebabkan diabetes yakni:

  • Memiliki prediabetes
  • Kelebihan berat badan
  • Berusia 45 tahun ke atas
  • Aktifitas fisik kurang dari 3 kali seminggu
  • Pernah diabetes gestasional (diabetes selama kehamilan) atau melahirkan bayi lebih dari 9 kg
  • Berasal dari ras Afrika-Amerika, Hispanik-Latin, Indian Amerika atau penduduk asli Alaska. Beberapa penduduk Kepulauan Pasifik dan orang Asia-Amerika juga memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes.

Terkait hal-hal di atas, dikutip dari Healthline, untuk mencegah seseorang terkena penyakit diabetes yakni sebagai berikut:

  • Kurangi asupan karbohidrat
  • Minum air putih sebagai minuman utama
  • Turunkan berat badan
  • Berhenti merokok
  • Jangan banyak duduk
  • Lakukan diet tinggi serat
  • Optimalkan kadar vitamin D
  • Kurangi makanan olahan
  • Minum kopi atau teh

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: 9 Gejala Diabetes yang Sering Tidak Disadari
 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

Profil Calvin Verdonk dan Jens Raven, Calon Penggawa Timnas yang Jalani Proses Naturalisasi

Profil Calvin Verdonk dan Jens Raven, Calon Penggawa Timnas yang Jalani Proses Naturalisasi

Tren
Bisakah Suplemen Kesehatan Mencegah Kantuk Layaknya Kopi?

Bisakah Suplemen Kesehatan Mencegah Kantuk Layaknya Kopi?

Tren
Kasus Sangat Langka, Mata Seorang Wanita Alami Kebutaan Mendadak akibat Kanker Paru-paru

Kasus Sangat Langka, Mata Seorang Wanita Alami Kebutaan Mendadak akibat Kanker Paru-paru

Tren
Cara Buat Kartu Nikah Digital 2024 untuk Pengantin Lama dan Baru

Cara Buat Kartu Nikah Digital 2024 untuk Pengantin Lama dan Baru

Tren
Saat Warganet Soroti Kekayaan Dirjen Bea Cukai yang Mencapai Rp 51,8 Miliar...

Saat Warganet Soroti Kekayaan Dirjen Bea Cukai yang Mencapai Rp 51,8 Miliar...

Tren
Sejarah Tanggal 2 Mei Ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional

Sejarah Tanggal 2 Mei Ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional

Tren
7 Instansi yang Sudah Membuka Formasi untuk CASN 2024

7 Instansi yang Sudah Membuka Formasi untuk CASN 2024

Tren
BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 2-3 Mei 2024

BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 2-3 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Daerah yang Merasakan Gempa Bandung M 4,2 | Madinah Banjir Setelah Hujan Turun 24 Jam

[POPULER TREN] Daerah yang Merasakan Gempa Bandung M 4,2 | Madinah Banjir Setelah Hujan Turun 24 Jam

Tren
Batal Menggagas Benaromologi

Batal Menggagas Benaromologi

Tren
Bukan Pluto, Ilmuwan Temukan Bukti Baru Adanya Planet Kesembilan dalam Tata Surya

Bukan Pluto, Ilmuwan Temukan Bukti Baru Adanya Planet Kesembilan dalam Tata Surya

Tren
Disebut Hewan Pemalas, Berikut Beberapa Fakta Unik tentang Kungkang atau Sloth

Disebut Hewan Pemalas, Berikut Beberapa Fakta Unik tentang Kungkang atau Sloth

Tren
Ramai soal Aturan Warung Madura Buka 24 Jam, Ini Penjelasan Menkop-UKM

Ramai soal Aturan Warung Madura Buka 24 Jam, Ini Penjelasan Menkop-UKM

Tren
Ramai soal Mahasiswi Undip Penerima KIP Kuliah Bergaya Hidup Mewah, Mundur Usai Diungkap Warganet

Ramai soal Mahasiswi Undip Penerima KIP Kuliah Bergaya Hidup Mewah, Mundur Usai Diungkap Warganet

Tren
Head to Head Indonesia vs Irak, Tim Garuda Terakhir Menang pada Tahun 2000

Head to Head Indonesia vs Irak, Tim Garuda Terakhir Menang pada Tahun 2000

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com