Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/11/2021, 07:05 WIB

KOMPAS.com - Kisah uang tabungan dimakan rayap kembali muncul. Kisah seperti ini sudah berulang kali ramai jadi perbincangan di media sosial.

Beberapa hari lalu, video yang diunggah di Instagram oleh akun ini, Rabu (24/11/2021), viral.

Disebutkan bahwa uang yang ditabung di celengan plastik dan akan digunakan untuk membeli laptop, dimakan rayap.

Dalam video yang diunggah, terlihat saat celengan dibuka, banyak rayap dan uang dalam keadaan tak utuh.

Agar tak mengalami kejadian seperti ini, bagaimana cara menyimpan uang tabungan agar tak dimakan rayap?

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Junanto Herdiawan mengatakan, menyimpan atau menabung uang kertas di celengan memang berisiko dirusak oleh hewan-hewan seperti rayap.

"Iya, kalau disimpan (di celengan) kayak gitu memang risiko ya, karena uang kertas ini bahan dasarnya mengandung kertas sehingga perawatannya menjadi penting," ujar Junanto saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/11/2021).

Ia mengingatkan, saat menyimpan uang kertas di celengan, pastikan semuanya dalam keadaan bersih.

Celengan harus dalam keadaaan kering dan tidak lembab. Kondisi lembab bisa mengundang datangnya rayap. 

"Apabila ingin menyimpan (tabungan) di rumah ya harus dijaga kebersihan dan kerapiannya, seperti kita menyimpan pakaian atau dokumen penting, tentu perlu disimpan di tempat yang bersih dan terjaga," ujar Junanto. 

Jika ingin menabung uang di rumah, Junanto menyarankan agar agar menyimpannya di tempat berbentuk boks yang menggunakan kunci.

Ia juga mengimbau agar memperlakukan uang kertas dengan cara yang aman dan tidak bersifat merusak.

"Sebaiknya masyarakat tidak melipat-lipat, membasahi, men-stapler, mencoret-coret, dan sejenisnya karena itu juga akan merusak uang kertas," kata dia.

Jika uang tabungan yang disimpan rusak atau dimakan rayap, bisa ditukarkan ke Bank Indonesia. Catatannya harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan.

Syarat itu di antaranya, ciri-ciri keaslian uang tersebut masih bisa dikenali; syarat secara fisik lebih besar 2/3 ukuran aslinya.

Jika memenuhi persyaratan itu, Anda bisa membawa uang tersebut ke kantor Bank Indonesia di wilayah masing-masing atau kas keliling.

Jika kerusakan dinilai masih memenuhi syarat dan ketentuan, uang dapat ditukar dengan nominal yang sama.

Akan tetapi, jika uang tidak memenuhi persyaratan, maka petugas akan meminta pemilik uang tersebut mengisi formulir pengajuan penelitian yang disediakan.

Simpan di brankas

Sementara itu, diberitakan Kompas.com, 9 Januari 2021, kolektor uang lama atau numismatik Nazym Otie Kusardi mengatakan, sebaiknya uang disimpan di tempat yang kering.

Ia menyarankan agar uang disimpan di dalam brankas.

Jika tidak memiliki brankas, uang bisa disimpan di lemari kayu yang diberi tambahan kapur barus, silica gel, atau semacamnya.

Hal ini bisa mencegah datangnya rayap atau membuat udara sekitar uang menjadi kering dan tidak lembab.

Sebelum menyimpan uang, ada baiknya uang dilapisi plastik terlebih dulu. Plastik yang digunakan bukan plastik kresek, melainkan plastik bening yang tipis dan bisa digunakan khusus uang. 

Jika menggunakan plastik bening yang tipis, ada risiko plastik akan melekat pada uang. Kondisi ini tidak akan terjadi jika menggunakan plastik khusus uang.

Menurut Nazym, hal itu biasa dilakukan oleh para kolektor uang dan bisa mengawetkan uang dalam waktu yang lama.

"Kalau awet cuma enggak dimakan rayap mungkin bisa selamanya," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Festival Up Helly Aa, Tradisi Bakar Kapal Viking Skotlandia

Mengenal Festival Up Helly Aa, Tradisi Bakar Kapal Viking Skotlandia

Tren
Viral, Video Mobil Pikap Terbakar Saat Isi BBM, Pertamina: Diduga karena Modifikasi Tangki Bensin

Viral, Video Mobil Pikap Terbakar Saat Isi BBM, Pertamina: Diduga karena Modifikasi Tangki Bensin

Tren
Penjelasan Polisi soal Mobil Penabrak Mahasiswa UI Berganti Warna Cat Putih

Penjelasan Polisi soal Mobil Penabrak Mahasiswa UI Berganti Warna Cat Putih

Tren
5 Makanan dan Minuman Pemicu Diare, Apa Saja?

5 Makanan dan Minuman Pemicu Diare, Apa Saja?

Tren
Jadwal Sidang Vonis Ferdy Sambo Cs, Apa Hukuman yang Akan Diberikan Hakim?

Jadwal Sidang Vonis Ferdy Sambo Cs, Apa Hukuman yang Akan Diberikan Hakim?

Tren
Cara Memilih Sayuran yang Berkualitas, Apa Saja yang Harus Diperhatikan?

Cara Memilih Sayuran yang Berkualitas, Apa Saja yang Harus Diperhatikan?

Tren
Akun Mengaku Kapolres Cari Warganet Pengkritik Kasus Mahasiswa UI, Humas Polres Ende: Akun Palsu!

Akun Mengaku Kapolres Cari Warganet Pengkritik Kasus Mahasiswa UI, Humas Polres Ende: Akun Palsu!

Tren
Ibu Kota Negara yang Baru dan Imajinasi Sosiologis

Ibu Kota Negara yang Baru dan Imajinasi Sosiologis

Tren
Apa Penyebab Hujan Masih Turun di Sejumlah Daerah? Ini Penjelasan BMKG

Apa Penyebab Hujan Masih Turun di Sejumlah Daerah? Ini Penjelasan BMKG

Tren
Penyebab Induk Kucing Tidak Mau Merawat Anaknya, Apa Solusinya?

Penyebab Induk Kucing Tidak Mau Merawat Anaknya, Apa Solusinya?

Tren
Ramai Kekhawatiran Akun Autobase Akan Berguguran karena Kebijakan Baru Twitter, Apa yang Terjadi?

Ramai Kekhawatiran Akun Autobase Akan Berguguran karena Kebijakan Baru Twitter, Apa yang Terjadi?

Tren
5 Tips Atasi Diare yang Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah, Apa Saja?

5 Tips Atasi Diare yang Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah, Apa Saja?

Tren
Peserta Program Petani Milenial Jabar Mengaku Dirugikan dan Didatangi Pihak Bank, Pemprov Jabar Angkat Bicara

Peserta Program Petani Milenial Jabar Mengaku Dirugikan dan Didatangi Pihak Bank, Pemprov Jabar Angkat Bicara

Tren
Mengapa Penderita Diabetes Sering Pusing?

Mengapa Penderita Diabetes Sering Pusing?

Tren
Tak Termasuk Mobil Audi A6, Kekayaan Kompol D Mencapai Rp 1,58 Miliar

Tak Termasuk Mobil Audi A6, Kekayaan Kompol D Mencapai Rp 1,58 Miliar

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+