Ramai soal Puisi Cinta dan Benci di Film Binatang Jalang, Bukan Karya Chairil Anwar?

Kompas.com - 26/01/2021, 15:30 WIB
Sampul buku kumpulan puisi Chairil Anwar yang berjudul Aku Ini Binatang Jalang. GramediaSampul buku kumpulan puisi Chairil Anwar yang berjudul Aku Ini Binatang Jalang.

KOMPAS.com - Baru-baru ini, media sosial Indonesia diramaikan dengan perbincangan mengenai film berjudul Binatang Jalang yang diangkat dari puisi-puisi karya penyair Chairil Anwar.

Dari film tersebut, dua orang penulis Indonesia yaitu Saut Situmorang dan Eka Kurniawan, mengaku ragu soal salah satu judul puisi yang disertakan dalam film itu, yaitu puisi berjudul "Cinta dan Benci".

Sebelumnya dalam pemberitaan Harian Kompas, Minggu (24/1/2021) disebutkan bahwa babak pembuka film Binatang Jalang dimulai dengan ungkapan bait-bait pembuka puisi Chairil Anwar yang berjudul "Cinta dan Benci".

Baca juga: Fakta Kampanye Prabowo di Karawang dan Bogor, Baca Puisi Chairil Anwar hingga soal Politikus Umbar Janji

Berikut isi puisinya:

Aku tidak pernah mengerti//banyak orang menghembuskan cinta dan benci//dalam satu napas.

Tapi sekarang aku tahu//bahwa cinta dan benci adalah saudara//yang membodohi kita, memisahkan kita.

Ia terhenti sejenak. Kemudian dilanjutkan kata-kata puisi berikutnya oleh seorang tokoh perempuan. Tokoh ini diperankan Tengku Marina.

Sekarang aku tahu bahwa//cinta harus siap merasakan sakit//cinta harus siap untuk kehilangan//cinta harus siap untuk terluka….

Bukan puisi Chairil Anwar

Melalui akun Facebook-nya, Saut Situmorang mempertanyakan, apakah puisi yang dijadikan sumber inspirasi film Binatang Jalang sudah dipastikan sebagai karya Chairil Anwar.

Sebab, salah satu puisi yang diklaim sebagai puisi Chairil sepanjang pengetahuannya tentang korpus Chairil (terutama dalam risetnya untuk thesis S2 yang tentang puisi dan hidup Chairil Anwar di Selandia Baru dulu) tidak ada puisi Chairil yang seperti itu.

"Bahasanyapun sangat berbeda dari bahasa khas puisi Chairil yang imajistik dan pendek-pendek baris/ kalimatnya itu," tulis Saut Situmorang.

Baca juga: Puisi Aku Chairil Anwar

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X