Sebelum ke TPS, Ingat Lagi Aturan Mencoblos pada Pilkada 2020 di Masa Pandemi Covid-19

Kompas.com - 09/12/2020, 06:01 WIB
Simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Kabupaten Serang KOMPAS.com/RASYID RIDHOSimulasi pemungutan dan penghitungan suara di Kabupaten Serang
|

KOMPAS.com - Hari ini, Rabu (9/12/2020), KPU menyelenggarakan pemungutan suara atau pencoblosan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Pilkada tahun ini diadakan secara serentak di 270 wilayah, yang terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Pilkada 2020 diadakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan karena pandemi virus corona belum berakhir. Berdasarkan data covid19.go.id, per Rabu (9/12/2020), total jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air ada sebanyak 586.842.

Baca juga: Besok Coblosan, Apa yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Pilih Kepala Daerah?

Sebelum pemilih datang ke TPS, ada baiknya menyimak kembali aturan yang diterapkan dalam pemungutan suara Pilkada 2020 berikut:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aturan di TPS

Kompas.com pada Selasa (8/12/2020) memberitakan, KPU telah menetapkan aturan sejumlah aturan untuk pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Beberapa di antaranya adalah:

  1. Setiap TPS dibatasi maksimal 500 pemilih.
  2. Setiap pemilih diminta hadir sesuai waktu yang dijadwalkan dalam Model C Pemberitahuan KWK, demi menghindari kerumunan.
  3. Wajib mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan pencoblosan.
  4. Tempat duduk tempat antrian diatur dengan jarak 1 meter.
  5. Dicek suhu tubuhnya sebelum memasuki area TPS, bagi yang memiliki suhu diatas 37,3 akan diarahkan mencoblos bilik khusus.
  6. Membawa alat tulis sendiri untuk mengisi daftar hadir dan tanda tangan.
  7. Pemilh tidak mencelupkan jari pada tinta, namun tinta akan diteteskan oleh petugas.
  8. Petugas telah melakukan tes cepat sebelum bertugas.
  9. Petugas mengenakan masker, sarung tangan, dan face shield selama bertugas.
  10. Area TPS dilakukan desinfektan.
  11. Pemilih yang berusia lanjut atau memiliki sakit berisiko, maka akan didatangi petugas, tidak datang ke TPS.

Baca juga: Berikut Daftar 270 Daerah yang Gelar Pilkada Serentak 9 Desember 2020

Suhu di atas 37,3 derajat celsius

Apabila terdapat pemilih yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat celsius, maka harus mengikuti mekanisme tertentu.

Berikut mekanismenya sesuai Buku Panduan KPPS Pemilihan Serentak Tahun 2020:

  1. Pemilih yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat celsius diarahkan untuk menggunakan hak pilihnya di bilik khusus yang telah disediakan.
  2. Pemilih mengisi formulir model C, daftar hadir pemilih-KWK, dan menuliskan nama orang yang dipercaya/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam formulir C. Pendamping-KWK dibantu oleh anggota KPPS.
  3. KPPS menggunakan sarung tangan sekali pakai saat membantu pemilih tersebut menggunakan hak pilihnya di bilik khusus yang telah disediakan, dengan didampingi oleh orang lain yang dipercaya oleh pemilih atau dibantu oleh anggota KPPS.
  4. Setelah selesai memilih, petugas KPPS meneteskan tinta di jari pemilih. Pemilih dilayani di luar TPS dekat dengan bilik suara khusus.
  5. Setelah selesai, pemilih diharuskan untuk mencuci tangan di tempat yang telah disediakan. 

Jika terdapat pemilih yang pingsan atau tidak sadarkan diri pada saat berada di TPS, maka tindakan yang dilakukan adalah:

  1. KPPS keenam dan/atau ketujuh terlebih dahulu menggunakan baju hazmat sebelum menolong pemilih.
  2. KPPS membawa pemilih yang bersangkutan ke tempat yang lebih aman di luar TPS.
  3. Dalam hal pemilih batal menggunakan hak pilihnya, maka KPPS keenam/ketujuh mengembalikan surat suara dan petugas KPPS kelima mencoret daftar hadir yang telah ditandatangani oleh pemilih yang bersangkutan, kemudian menuangkannya dalam formulir C. Kejadian Khusus dan/atau Keberatan-KWK.

Baca juga: Besok Nyoblos, Ini Saran Epidemilog untuk Cegah Penyebaran Covid-19 di Pilkada 2020

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.