[KLARIFIKASI] Narasi Video Sebut Ki Seno Nugroho Meninggal Dunia Saat Mendalang

Kompas.com - 08/11/2020, 13:01 WIB
Ilustrasi klarifikasi KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMOIlustrasi klarifikasi
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi dalang Ki Seno Nugroho meninggal dunia saat tengah menggelar pertunjukan wayang. 

Narasi itu keliru.

Dari penelusuran digital, didapati sejumlah video yang sama beredar pada 2018 dan 2019, sebelum Ki Seno Nugroho meninggal dunia pada tahun 2020.

Sementara, menurut manajer Ki Seno Nugroho, Gunawan Widagdo, Ki Seno meninggal dunia usai bersepeda pada Selasa (3/11/2020).

Narasi yang Beredar

Akun Facebook Ahmad Syafi'i pada Jumat (6/11/2020) mengunggah video dengan klaim bahwa video itu menceritakan saat terakhir jelang kematian dalang Ki Seno Nugroho.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut narasi yang dituliskannya bersama unggahan video tersebut:

"DETIK DETIK MENINGGALNYA DALANG KONDANG KI SENO NUGROHO"

Status Facebook yang mengunggah video dengan narasi keliru saat terakhir meninggalnya dalang Ki Seno Nugroho.Facebook Status Facebook yang mengunggah video dengan narasi keliru saat terakhir meninggalnya dalang Ki Seno Nugroho.

Video berdurasi 3 menit 57 detik itu menayangkan seorang dalang tengah mendalang hingga tiba-tiba suaranya tidak terdengar lagi. Dalang itu rupanya tidak sadarkan diri jatuh di balik kelir.

Video YouTube yang diunggah channel Adjie 1229 pada 4 November 2020 itu diberi judul "detik detik ki seno nugroho meninggal...." Hingga artikel ini diturunkan, video itu sudah disimak 419 kali. 

Penelusuran digital

Dari pencarian di Google Image, terdapat sejumlah video yang diunggah pada 2018 dan 2019 sama persis dengan video unggahan akun Facebook Ahmad Syafi'i

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X