Update Corona Dunia 22 Oktober: AS Ingin Percepat Pengadaan Vaksin | Menkes Jerman Positif Covid-19

Kompas.com - 22/10/2020, 08:27 WIB
Lionel Messi, Ansu Fati, dan Philippe Coutinho merayakan gol dalam laga Barcelona vs Ferencvaros pada matchday pertama Grup G Liga Champions 2020-2021 dilangsungkan di Stadion Camp Nou, Selasa (20/10/2020) waktu setempat. AFP/LLUIS GENELionel Messi, Ansu Fati, dan Philippe Coutinho merayakan gol dalam laga Barcelona vs Ferencvaros pada matchday pertama Grup G Liga Champions 2020-2021 dilangsungkan di Stadion Camp Nou, Selasa (20/10/2020) waktu setempat.

Jerman

Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn dinyatakan positif virus corona, seperti diberitakan CNN, Rabu (21/10/2020).

Menurut Kementerian, Spahn hanya mengalami gejala flu dan saat ini menjalani isolasi di rumah.

“Jens Spahn, kami berharap untuk Anda pulih dengan baik dan cepat,” demikian Menteri luar Negri Jerman Heiko Maas dalam akun Twitter-nya.

Dengan positifnya Spahn, orang-orang yang melakukan kontak dengannya pun kini tengah diperiksa. 

Spanyol

Raksasa sepak bola Spanyol FC Barcelona pada Rabu (21/10/2020) mengumumkan pengurangan gaji bagi pemain dan staf akibat pandemi Covid-19 yang berdampak pada keuangan klub.

Hal ini terjadi setelah Barca memberlakukan pemotongan gaji sementara sebesar 70 persen pada skuad yang bermain awal tahun ini untuk mendukung karyawan klub yang tidak bermain selama keadaan darurat di Spanyol.

"Tujuan klub adalah untuk mencapai kesepakatan dengan seluruh angkatan kerja organisasi, yang mengambil solusi bersama untuk penyesuaian gaji sementara, bertahap, proporsional, khusus untuk setiap kolektif," demikian bunyi sebuah pernyataan FC Barcelona.

Pernyataan tersebut juga menyebutkan, klub tengah mengantisipasi penurunan pendapatan lebih dari 30 persen pada tahun depan.

Pada Selasa (20/10/2020), klub mengumumkan bahwa kiper Marc-Andre ter Stegen, bek Clement Lenglet dan Gerard Pique, serta gelandang Frenkie de Jong telah menyetujui penyesuaian gaji sementara sebagai bagian dari perpanjangan kontrak masing-masing.

Baca juga: Ahli Ungkap Kemunculan Covid-19 di Spanyol sejak Maret 2019

Inggris

Penasihat Ahli Inggris memperingatkan bahwa puluhan ribu kematian tak terhindarkan di Inggris dalam menghadapi gelombang kedua virus corona jika tindakan lanjut tak dilakukan di negara itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puting Beliung Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, BMKG: Waterspout hingga Potensi Hujan Es

Puting Beliung Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, BMKG: Waterspout hingga Potensi Hujan Es

Tren
Tutup karena Pandemi, Museum Ini Tak Sadar Lukisan Berusia 500 Tahun Dicuri

Tutup karena Pandemi, Museum Ini Tak Sadar Lukisan Berusia 500 Tahun Dicuri

Tren
[HOAKS] Jenazah Korban Gempa di Mamuju Dibungkus Daun Pisang

[HOAKS] Jenazah Korban Gempa di Mamuju Dibungkus Daun Pisang

Tren
INFOGRAFIK: 6 Gejala dan Tanda Covid-19 Mulai Memengaruhi Kesehatan Jantung

INFOGRAFIK: 6 Gejala dan Tanda Covid-19 Mulai Memengaruhi Kesehatan Jantung

Tren
Apakah Vaksin Dapat Melawan Varian Baru Corona? Ini Penjelasan WHO

Apakah Vaksin Dapat Melawan Varian Baru Corona? Ini Penjelasan WHO

Tren
Viral Video Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur, Ini Kata BPBD Wonogiri

Viral Video Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur, Ini Kata BPBD Wonogiri

Tren
Jack Ma Muncul Kembali Setelah Menghilang 3 Bulan, Ini Kronologinya

Jack Ma Muncul Kembali Setelah Menghilang 3 Bulan, Ini Kronologinya

Tren
Mengenal Aplikasi BiP yang Dilirik Pengguna WhatsApp Selain Telegram

Mengenal Aplikasi BiP yang Dilirik Pengguna WhatsApp Selain Telegram

Tren
[HOAKS] Link Informasi dan Pendaftaran Bansos BLT UMKM Tahap II

[HOAKS] Link Informasi dan Pendaftaran Bansos BLT UMKM Tahap II

Tren
Trending MyTelkomsel Error, Berikut Penjelasan serta Cara Beli Pulsa dan Internet Telkomsel...

Trending MyTelkomsel Error, Berikut Penjelasan serta Cara Beli Pulsa dan Internet Telkomsel...

Tren
Ramai Tanda 'S.O.S' di Pulau Laki, Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air, Apa Itu?

Ramai Tanda "S.O.S" di Pulau Laki, Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air, Apa Itu?

Tren
Kisah Kristen Gray, dari Viral Ajakan ke Bali, hingga Dideportasi karena Twit soal LGBT

Kisah Kristen Gray, dari Viral Ajakan ke Bali, hingga Dideportasi karena Twit soal LGBT

Tren
[HOAKS] Seseorang di NTB Pingsan Setelah Disuntik Vaksin Sinovac

[HOAKS] Seseorang di NTB Pingsan Setelah Disuntik Vaksin Sinovac

Tren
3 Upaya WhatsApp Saat Mulai Ditinggal Penggunanya, dari Klarifikasi hingga Pasang Iklan di Koran

3 Upaya WhatsApp Saat Mulai Ditinggal Penggunanya, dari Klarifikasi hingga Pasang Iklan di Koran

Tren
Catat, Ini Cara Menghitung Masa Berlaku Hasil Rapid Antigen dan PCR untuk Syarat Perjalanan Kereta

Catat, Ini Cara Menghitung Masa Berlaku Hasil Rapid Antigen dan PCR untuk Syarat Perjalanan Kereta

Tren
komentar
Close Ads X