Survei BPS: Kelompok Usia di Bawah 45 Tahun Paling Tidak Taat Imbauan Pencegahan Covid-19

Kompas.com - 04/06/2020, 08:36 WIB
Hasil Survei Sosial Demografi Dampak Covid-19 Hasil Survei Sosial Demografi Dampak Covid-19

KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik ( BPS) menerbitkan hasil survei sosial demografi dampak Covid-19 pada Senin (1/6/2020).

Penyajian hasil survei ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada para pemangku kepentingan untuk kebijakan dalam menghadapi pandemi ini.

Dalam melakukan survei, BPS menggunakan metode rancangan Non-Probability Sampling yang merupakan kombinasi dari Convenience, Voluntary, dan Snowball Sampling untuk mendapatkan responden dalam kurun waktu satu minggu.

Dengan metode ini, survei ini memiliki sejumlah keterbatasan.

Keterbatasan itu, di antaranya adanya bias dibandingkan dengan metode wawancara langsung dan analisis yang dihasilkan merupakan gambaran individu yang tidak mewakili seluruh kondisi masyarakat Indonesia.

Baca juga: Studi: Penggunaan Masker dan Jaga Jarak Kurangi Risiko Tertular Virus Corona

Di antara hasil survei tersebut adalah indeks perilaku ketaatan warga.

Survei perilaku ketaatan

Hasil survei BPS menyebutkan, semakin tinggi usia responden, maka semakin taat dalam berperilaku memenuhi imbauan.

BPS menduga, tingkat ketaatan ini dipengaruhi oleh tingkat kekhawatiran responden akan dampak pandemi Covid-19 yang lebih rentan terhadap para lansia.

Sebaliknya, responden di bawah 45 tahun justru menjadi kelompok usia yang paling tidak taat pada imbauan.

Rinciannya:

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X