Kompas.com - 30/05/2020, 10:44 WIB
bPetugas medis di sela-sela rapid test covid-19 massal yang digelar Badan Intelijen Negara di Pasar Bogor, Senin (11/5/2020). Sebanyak 500 orang warga mengikuti rapid test ini guna mencegah penyebaran virus corona. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMObPetugas medis di sela-sela rapid test covid-19 massal yang digelar Badan Intelijen Negara di Pasar Bogor, Senin (11/5/2020). Sebanyak 500 orang warga mengikuti rapid test ini guna mencegah penyebaran virus corona.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melakukan berbagai upaya penanganan Covid-19 di Indonesia. Hampir seluruh wilayah di Tanah Air melakukan pembatasan melalui pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Berdasarkan pertimbangan perkembangan kasus di wilayah tertentu, pemerintah bersiap menerapkan new normal di beberapa provinsi, kabupaten, dan kota.

Pelonggaran pembatasan juga dilakukan untuk memastikan perekonomian dan keberlangsungan usaha tetap berjalan.

Rencana ini direspons beragam oleh masyarakat. Di media sosial, beredar informasi yang menyebut bahwa pemerintah menerapkan herd immunity.

Herd immunity adalah kondisi ketika sebagian besar kelompok atau populasi manusia kebal terhadap suatu penyakit karena sudah pernah terpapar dan sembuh dari penyakit tersebut.

Merespons anggapan ini, pemerintah menegaskan bahwa penanganan virus corona di Indonesia tidak menggunakan konsep herd immunity.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Narasi yang beredar

Banyak akun di media sosial Facebook maupun Twitter dan Instagram serta grup percakapan Whatsapp yang berspekulasi soal penerapan herd immunity karena adanya pelonggaran PSBB dan akan diterapkannya new normal.

Narasi yang diunggah beragam. Salah satunya yang dibagikan akun Facebook berikut ini:

Denger² karena Lockdown dan PSBB ngga berhasil dilakukan di Indonesia maka bakalan ke arah Herd Imunity. Setelah Idul Fitri Pemerintah tidak akan update jumlah yang tekena Covid. Saat ini yang terdeteksi 20.162 Kemungkinan dalam waktu dekat akan diberlakukan
*Herd Immunity*, artinya _menyerahkan rakyat pada seleksi alam ; yang kuat bertahan, kemudian imun yang lemah meninggal dengan sendirinya.

Salah satu unggahan di Facebook mengenai herd immunity. Pemerintah menyatakan, tidak menerapkan konsep ini dalam menangani virus corona di Indonesia.Facebook Salah satu unggahan di Facebook mengenai herd immunity. Pemerintah menyatakan, tidak menerapkan konsep ini dalam menangani virus corona di Indonesia.
Unggahan lain yang senada dengan narasi berbeda juga banyak dibagikan sejumlah pengguna Facebook.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.