Virus Corona: Ciri-ciri, Gejala, Masa Inkubasi, dan Risiko bagi Perokok

Kompas.com - 04/04/2020, 20:34 WIB
Ilustrasi virus flu dreamerb/ShutterstockIlustrasi virus flu

KOMPAS.com - Negara-negara di seluruh dunia berjuang untuk menghentikan penyebaran pandemi virus corona.

Hingga Sabtu (4/4/2020), lebih dari 60.000 orang di seluruh dunia telah meninggal karena Covid-19, penyakit pernapasan yang sangat menular yang disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2.

Sementara itu, jumlah orang yang dites positif Covid-19 telah melebihi 1 juta, menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins Univeristy.

Berikut ini beberapa hal yang mungkin perlu diketahui tentang virus corona, seperti dikumpulkan dari Aljazeera.

Apa itu virus corona ?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus corona adalah keluarga virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti sindrom pernafasan akut akut (SARS) dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS).

Virus ini awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. SARS, misalnya, ditransmisikan dari kucing luwak ke manusia sementara MERS pindah ke manusia dari jenis unta.

Nama virus corona berasal dari kata Latin corona, yang berarti mahkota. Sebab dilihat dari bentuknya di bawah mikroskop elektron, virus ini sepertinya dikelilingi oleh korona matahari.

Virus corona baru, yang diidentifikasi oleh otoritas China pada 7 Januari dan sejak bernama SARS-CoV-2, adalah jenis baru yang sebelumnya tidak diidentifikasi pada manusia.

Sedikit yang diketahui tentang itu, meskipun penularan dari manusia ke manusia telah dikonfirmasi.

Dari mana asalnya virus?

Otoritas Kesehatan China masih berusaha untuk menentukan asal virus, yang mereka katakan kemungkinan berasal dari pasar makanan laut di Wuhan, China di mana satwa liar juga diperdagangkan secara ilegal.

Pada 7 Februari, para peneliti China mengatakan virus itu bisa menyebar dari spesies hewan yang terinfeksi ke manusia melalui trenggiling yang diperdagangkan secara ilegal, yang dihargai di Asia untuk makanan dan obat-obatan.

Para ilmuwan telah menunjuk kelelawar atau ular sebagai kemungkinan sumber virus.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X