Sejarah Masuk dan Berkembangnya Katolik di Indonesia

Kompas.com - 30/11/2021, 12:00 WIB
Gereja Katolik Roma Florian di Hamtramck, Michigan, AS. GETTY IMAGES via BBC INDONESIAGereja Katolik Roma Florian di Hamtramck, Michigan, AS.

KOMPAS.com – Agama Katolik masuk dan berkembang di Nusantara pada periode kolonialisme dan imperialisme bangsa-bangsa Eropa.

Penyebaran agama Katolik pertama kali dilakukan oleh bangsa Portugis, yang datang dengan tujuan mencari rempah-rempah.

Pasalnya, dalam melakukan penjelajahan, bangsa Portugis memang mengusung misi 3G, yaitu gold (kekayaan), glory (kejayaan), dan gospel (agama).

Baca juga: Dampak Portugis di Malaka dan Maluku

Kedatangan bangsa Portugis

Pada abad ke-16 masehi, ajaran Kristen mulai memasuki wilayah Nusantara. Ketika itu, agama Islam sedang mengalami perkembangan pesat di Indonesia.

Bangsa pertama yang membawa masuk ajaran Kristen Katolik ke Nusantara adalah Portugis, yang tengah melakukan penjelajahan dengan tujuan mencari rempah-rempah.

Salah satu tempat yang menjadi tujuan pelayaran Portugis ialah Kepualuan Maluku, yang menjadi pusat rempah-rempah.

Ketika Portugis sampai di Maluku, kehadiran mereka disambut dengan baik oleh Kesultanan Ternate.

Bahkan, Portugis juga diizinkan membangun benteng yang berfungsi sebagai pangkalan militer, pedagang, dan pusat agama di wilayah Ternate yang ada di Maluku Utara.

Misi yang digunakan bangsa Portugis ketika melakukan pelayaran ialah misi Jesuit, sehingga di tempat yang didatangi dan ditempati, mereka akan melakukan pengabaran Injil.

Mereka menganggap pengabaran Injil sebagai penyebaran pesan suci yang perlu dilaksanakan.

Baca juga: Latar Belakang Perlawanan Maluku terhadap Portugis

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.