Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah Pilpres Pertama di Indonesia

Kompas.com - 02/04/2024, 23:59 WIB
Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti,
Widya Lestari Ningsih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pada 2004, dunia politik Indonesia mencatat sejarah baru dengan dilaksanakannya pemilihan umum presiden (pilpres) pertama secara langsung.

Sejak 1955, Indonesia sudah melaksanakan pemilihan umum (pemilu), tetapi rakyat belum bisa memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.

Saat itu, presiden dan wakil presiden Indonesia masih dipilih oleh anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) melalui sidang umum.

Presiden Indonesia pertama yang dipilih langsung oleh rakyat adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang memenangkan Pilpres 2004.

Berikut ini sejarah pemilu presiden pertama di Indonesia yang dilaksanakan pada tahun 2004.

Baca juga: Kenapa Pemilu Pertama di Indonesia Gagal Dilaksanakan pada 1946?

Sejarah pilpres pertama di Indonesia

Sejarah pemilihan presiden dan wakil presiden Indonesia secara langsung dimulai dari amendemen Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) yang ketiga pada 2001.

Pasal 6A Ayat (1) UUD menyebutkan, presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat.

Pada 31 Juli 2003, Presiden Megawati Soekarnoputri menandatangani Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

Pasal 5 Ayat (4) UU itu menyebutkan bahwa calon presiden dan wakil presiden hanya dapat diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang memperoleh sekurang-kurangnya 15 persen dari jumlah kursi DPR atau 20 persen dari perolehan suara sah secara nasional dalam pemilu anggota DPR.

Pasangan calon presiden dan wakil presiden dinyatakan terpilih apabila mendapatkan suara melebihi 50 persen dari jumlah suara dalam pilpres, dengan sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

Namun, jika tidak ada pasangan calon terpilih sesuai dengan ketentuan tersebut, maka diadakan putaran kedua, yakni dua pasangan calon yang mendapat suara terbanyak pertama dan kedua dipilih kembali oleh rakyat secara langsung melalui pilpres. 

Baca juga: Pemilu Tahun 1997: Peserta, Pelaksanaan, dan Pemenang 

Implementasi dari UU tersebut direalisasikan dalam Pemilu 2004, yang bertujuan untuk memilih anggota DPR, DPD, DPRD, serta pemilihan presiden dan wakil presiden.

Untuk pertama kalinya, rakyat Indonesia memilih presiden dan wakil presiden secara langsung dalam pilpres pada 5 Juli 2004.

Lima pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk masa bakti 2004-2009 yang mengikuti Pilpres 2004, yaitu:

  • Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla
  • Megawati Soekarnoputri dan Hasyim Muzadi
  • Amien Rais dan Siswono Yudo Husodo
  • Hamzah Haz dan Agum Gumelar
  • Wiranto dan Salahuddin Wahid

Sebenarnya ada satu pasangan calon presiden dan wakil presiden lagi yang mendaftar, yaitu Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Marwah Daud Ibrahim.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com