Sekitar 1,7 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi Dasar Lengkap, Apa Dampaknya?

Kompas.com - 29/06/2022, 08:01 WIB


KOMPAS.com- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebutkan bahwa sekitar 1,7 juta anak Indonesia belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap selama pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehataan RI, DR dr Maxi Rein Rondonuwu, DHSM mengatakan, program imunisasi dasar kita juga ikut terdampak selama dua tahun lebih saat pandemi Covid-19 melanda berbagai negera termasuk Indonesia.

“Dari penurunan cakupan (imunisasi dasar lengkap) ini tentu akan punya dampak dan sudah mulai ya,” kata Maxi dalam diskusi daring bertajuk “Ayo Sukseskan BIAN 2022” Selasa (28/6/2022).

Wilayah yang memiliki jumlah terbanyak belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap selama pandemi Covid-19 ini adalah Jawa Barat, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Bara dan DKI Jakarta.

Daftar imunisasi lengkap anak dan usianya

Berikut daftar beberapa jenis imunisasi dasar lengkap dan lanjutan yang sebaiknya diberikan pada anak-anak.

Baca juga: Menkes Budi Sebut 1,7 Juta Bayi di Indonesia Belum Mendapatkan Imunisasi Dasar Lengkap

  • Imunisasi dasar lengkap (bayi usia 0-11 bulan)
  1. Imunisasi HB0 1 dosis, di usia bayi kurang 24 jam
  2. Imunisasi BCG 1 dosis, di usia bayi 1 bulan
  3. Imunisasi DPT-HB-Hib 3 dosis, di usia bayi 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan
  4. Imunisasi Polio tetes (OPV) 4 dosis, di usia bayi 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan Imunisasi Campak Rubela 1 dosis, diberikan saat bayi usia 9 bulan.
  • Imunisasi lanjutan baduta (bayi di bawah 2 tahun), pada anak usia 18-24 bulan
  1. Imunisasi DPT-HB-Hib 1 dosis, diberikan pada bayi usia 18 bulan
  2. Imunisasi Campak Rubela 1 dosis, diberikan pada bayi usia 18 bulan
  • Imunisasi lanjutan anak Sekolah Dasar

Imunisai lanjutan anak Sekolah Dasar atau sederajat ini biasanya diberikan pada program tahunan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah).

Imunisasi anak yang diberikan adalah Campak Rubela dan DT pada anak kelas 1, Td pada anak kelas 2 dan 5. Selain itu, ada juga vaksin HPV untuk siswi sekolah usia 9-18 tahun.

Baca juga: IDAI Tegaskan Pentingnya Imunisasi Dasar untuk Cegah Penyakit Menular

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.