Kompas.com - 27/01/2022, 18:31 WIB


KOMPAS.com - Setelah berkeliaran 7 tahun, roket SpaceX milik perusahaan eksplorasi ruang angkasa milik Elon Musk akan tabrak dan meledak di Bulan.

Roket Falcon 9 diluncurkan SpaceX pada tahun 2015 lalu. Akan tetapi, setelah menyelesaikan misinya, roket tersebut ternyata tidak memiliki cukup bahan bakar untuk kembali ke Bumi.

Alhasil, roket Falcon 9 pun berkeliaran di ruang angkasa.

Diberitakan BBC Indonesia, Kamis (27/1/2022), astronom Jonathan McDowell mengatakan, bahwa tabrakan antara roket SpaceX tersebut dengan Bulan akan menjadi tabrakan roket tak terkendali dengan satelit alami Bumi yang pertama kali diketahui.

Namun demikian, kata dia, efek dari tabrakan roket SpaceX dan Bulan akan relatif kecil.

Bertahun-tahun, roket Falcon 9 terlunta-lunta di orbit Bumi. Selama 7 tahun, roket SpaceX tak bisa kembali ke Bumi setelah merampungkan misinya mengirimkan satelit cuaca ruang angkasa dengan jarak tempuh jutaan kilometer.

Misi peluncuran satelit itu adalah bagian dari program eksplorasi ruang angkasa SpaceX milik Elon Musk.

Baca juga: Roket SpaceX Meluncur dari Landasan Misi ke Bulan Neil Armstrong

 

Sejak tahun 2015, roket Falcon 9 SpaceX ditarik oleh gaya gravitasi yang berbeda dari Bumi, Bulan dan Matahari.

Hal itu, menurut Prof McDowell dari Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian yang berbasis di Amerika Serikat, membuat jalur roket SpaceX tersebut menjadi agak kacau.

"Roket itu sudah mati. Hanya mengikuti hukum gravitasi," katanya.

Falcon 9 telah bergabung dengan jutaan potongan sampah antariksa lainnya. Sampah-sampah antariksa ini merupakan mesik yang dibuang di ruang angkasa setelah menyelesaikan misi karena tidak memiliki energi yang cukup untuk kembali ke Bumi.

"Selama beberapa dekade, mungkin ada 50 obyek besar yang benar-benar hilang jejaknya. Ini mungkin terjadi beberapa kali sebelumnya, kami tidak menyadarinya. Ini akan menjadi kasus pertama yang bisa dikonfirmasi," kata Prof McDowell.

Dampak tabrakan roket SpaceX dan Bulan

Diperkirakan roket SpaceX akan tabrak Bulan pada 4 Maret 2022. Tabrakan tersebut akan membuat roket Falcon 9 SpaceX meledak di permukaan Bulan

Baca juga: Seperti Letusan Gunung Api, Peluncuran Roket SpaceX Lubangi Ionosfer

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peneliti Amerika Serikat Temukan Pengobatan Potensial Diabetes Tipe 1, Seperti Apa?

Peneliti Amerika Serikat Temukan Pengobatan Potensial Diabetes Tipe 1, Seperti Apa?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dengan Bersepeda

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dengan Bersepeda

Kita
Wahana Antariksa Voyager 1 Kirim Data Misterius, Bikin Ilmuwan Bingung

Wahana Antariksa Voyager 1 Kirim Data Misterius, Bikin Ilmuwan Bingung

Oh Begitu
Studi: Lumba-lumba Gunakan Terumbu Karang untuk Obati Penyakit Kulit

Studi: Lumba-lumba Gunakan Terumbu Karang untuk Obati Penyakit Kulit

Oh Begitu
WHO Laporkan Cacar Monyet Sudah Teridentifikasi di 12 Negara, Mana Saja?

WHO Laporkan Cacar Monyet Sudah Teridentifikasi di 12 Negara, Mana Saja?

Kita
Temuan Batu Alien di Mesir, Peneliti Sebut Berasal dari Supernova Langka

Temuan Batu Alien di Mesir, Peneliti Sebut Berasal dari Supernova Langka

Oh Begitu
Asteroid Sebesar Empat Kali Gedung Empire State Melesat ke Arah Bumi pada 27 Mei 2022

Asteroid Sebesar Empat Kali Gedung Empire State Melesat ke Arah Bumi pada 27 Mei 2022

Fenomena
5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

Kita
6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

Kita
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.